Jakarta (ANTARA) - Novak Djokovic mendesak penggemarnya untuk mendukung perempuan hakim garis yang menjadi penyebab dia terlempar dari US Open setelah sang hakim garis itu diserang troll online oleh para penggemar Djokovic.

Djokovic menyatakan hakim garis yang tenggorokannya terkena bola yang dia pukulkan itu "sama sekali tidak bersalah."

Sejumlah kalangan mengkritik sang hakim garis di media sosial karena membesar-besarkan cedera yang dia alami ketika dia jatuh dan terlihat tersengal-sengal kehilangan nafas.

"Harap juga diingat bahwa hakim garis yang terkena bola malam lalu itu juga membutuhkan dukungan masyarakat," cuit petenis berusia 33 tahun seperti dikutip AFP, Selasa.

"Dia sama sekali tak bersalah. Saya minta kalian semua untuk tetap mendukung dan menyayangi dia selama masa ini," sambung Djokovic.

Djokovic didiskualifikasi akibat insisen itu ketika dia menghilangkan peluang menjuarai Grand Slam ke-18 untuk menutup ketertinggalan dari Rafael Nadal (19) dan Roger Federer (20).

Dia kemudian mengungkapkan bahwa dia "sangat menyesal" karena menyebabkan insiden itu dan menyampaikan permintaan maaf kepada penyelenggara US Open atas perilakunya itu.

Tokoh-tokoh termuka dari dunia tenis menyatakan Djokovic memang pantas didiskualifikasi saat melawan petenis Spanyol Pablo Carreno Busta dalam babak 16 besar itu.

Baca juga: Djokovic didiskualifikasi karena pukulkan bola ke ofisial pertandingan
Baca juga: Nasib Djokovic jadi peringatan bagi petenis untuk kendalikan emosinya
Baca juga: Boris Becker sebut diskualifikasi momen terburuk dalam karier Djokovic

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2020