Bertambah 16 orang, positif COVID-19 di Sulawesi Barat naik 435 kasus

Bertambah 16 orang, positif COVID-19 di Sulawesi Barat naik 435 kasus

Juru bicara tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Sulbar, Safaruddin Sanusi. (FOTO ANTARA/M Faisal Hanapi)

Berdasarkan hasil tes laboratorium kesehatan di Makassar, Provinsi Sulsel dan Palu, Provinsi Sulteng dinyatakan bahwa pasien positif COVID-19 di Sulbar bertambah 16 orang
Mamuju (ANTARA) - Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Barat menyatakan bahwa pasien positif COVID-19 COVID-19 di provinsi itu bertambah 16 orang sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 435 kasus.

"Berdasarkan hasil tes laboratorium kesehatan di Makassar, Provinsi Sulsel dan Palu, Provinsi Sulteng dinyatakan bahwa pasien positif COVID-19 di Sulbar bertambah 16 orang," kata juru bicara tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Sulbar, Safaruddin Sanusi, di Mamuju, Selasa,

Ia mengatakan penambahan 16 orang pasien positif COVID-19 di Sulbar tersebut masing-masing dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman).​​​​​​sembilan orang, dari kabupaten Mamuju enam orang dan kabupaten Pasangkayu satu orang.

Menurut dia dari total jumlah pasien COVID-19 mencapai 435 orang itu sebanyak 55 orang dari Kabupaten Majene kemudian dari Kabupaten Mamuju 172 orang.

Selain itu, sembilan orang dari Kabupaten Pasangkayu, kemudian 46 orang dari Kabupaten Mamuju Tengah.

Selain itu, 141 orang dari Kabupaten Polewali Mandar serta 12 orang dari Kabupaten Mamasa.

Menurut dia, untuk pasien sembuh di Sulbar bertambah empat orang masing-masing dari Kabupaten Polman tiga orang dan kabupaten Mamuju satu orang.

Sementara total pasien yang dinyatakan telah sembuh di Sulbar mencapai 306 orang, demikian Safaruddin Sanusi.

Baca juga: Bertambah empat, kasus positif COVID-19 di Sulbar naik 124 orang

Baca juga: Di Sulbar, PDP COVID-19 meninggal ada riwayat perjalanan ke Yogyakarta

Baca juga: Kadinkes Sulbar ajak masyarakat tetap gunakan masker, cegah COVID-19


Baca juga: Keluarga pasien lari dari RS diminta pahami gugus COVID Sulbar

Pewarta: M.Faisal Hanapi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wakil Ketua MPR yakini pendekatan persuasif efektifkan sosialiasi vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar