1.561 pasien positif COVID-19 jalani perawatan di RSD Wisma Atlet

1.561 pasien positif COVID-19 jalani perawatan di RSD Wisma Atlet

Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga Rabu pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 1.561 pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

"Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet, hingga Rabu (9/9) pukul 08.00 WIB berjumlah 1.561 pasien," ujar Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu.

Sementara itu, pasien berstatus suspek saat ini berjumlah satu orang. Secara keseluruhan, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSD Wisma Atlet berjumlah 1.562 orang, terbagi atas 811 pria dan 751 wanita.

Baca juga: Robocop COVID, petugas razia masker dengan cara ramah

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo sejak 23 Maret 2020. Rumah sakit ini berkapasitas 12.000 pasien.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ditunjuk pemerintah melalui Markas Besar TNI untuk mengoperasikan rumah sakit darurat yang baru pertama kali dioperasikan di Tanah Air itu.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I bertanggung jawab dalam operasionalisasi empat pusat perawatan dan penanggulangan COVID-19, yaitu RS Darurat Wisma Atlet (Jakarta), fasilitas serupa di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu (Jakarta) dan di Pulau Natuna (Kepulauan Riau), dan terkini adalah RS Khusus Infeksi Pulau Galang (Kepulauan Riau).

Pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet sejak 23 Maret hingga saat ini tercatat 14.091 orang, sementara pasien yang dirujuk ke rumah sakit lainnya sebanyak 267 orang.

Baca juga: Spesialis paru: Memakai masker tidak akan menimbulkan hipoksia

Pasien yang pulang atau telah dinyatakan sembuh tercatat 12.031 orang, meninggal dunia sebanyak lima orang, dan satu orang meninggalkan lokasi tanpa izin.

Dalam kesempatan itu, Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 281 pasien, terbagi atas 198 pria dan 83 wanita.

Jumlah tersebut berkurang lima orang dari hari sebelumnya yakni 286 orang. Dari 281 pasien yang dirawat inap, 109 orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, sedangkan 172 pasien lainnya berstatus suspek.

"Rekapitulasi pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang terhitung sejak 12 April 2020 berjumlah 2.398 orang, pasien dirujuk ke RS lain enam orang, yang dinyatakan membaik atau sembuh 468 orang, pasien suspek selesai perawatan 1.643 orang, dan yang meninggal nihil," kata Aris.

Baca juga: Anggota DPR dukung penanganan COVID dan pemulihan UMKM terintegrasi

Sementara itu, data total jumlah ABK dan pekerja migran yang telah pulang kembali ke Indonesia hingga saat ini tercatat 83.011 orang, sebanyak 3.460 orang masih dikarantina, sedangkan 79.551 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di www.covid19.go.id, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia hingga Selasa (8/9) pukul 12.00 WIB, sebanyak 200.035 kasus, sementara yang sembuh berjumlah 142.958 orang, dan 8.230 orang meninggal dunia.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPU Sumbar fasilitasi hak pilih pasien COVID-19 saat Pilkada 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar