Tujuh aktivitas "aman" luar ruangan di masa adaptasi kebiasaan baru

Tujuh aktivitas "aman" luar ruangan di masa adaptasi kebiasaan baru

Ilustrasi bioskop drive-in (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Adanya pandemi COVID-19 tak serta merta menghentikan semua aktivitas yang menyenangkan.

Terlepas dari perubahan kebiasaan yang terjadi, Anda masih bisa menikmati berbagai aktivitas di luar ruangan yang risiko penyebaran virusnya lebih rendah dibandingkan di dalam ruangan.

Selain untuk menghirup udara segar, aktivitas berikut ini juga bisa berguna untuk melepas rasa jenuh karena berada di rumah saja selama beberapa bulan terakhir.

Kendati demikian, semua harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisasi semua risiko.

Berikut rekomendasi aktivitas di luar ruangan yang relatif aman dilakukan di masa adaptasi kebiasaan baru seperti dikutip dari siaran resmi Pegipegi, Rabu.

Baca juga: Asita DIY akan ubah segmentasi pasar wisata saat "new normal"

1. Taman sekitar rumah
Coba arahkan pandangan ke sekitar rumah ketika Anda sedang jogging pada pagi atau petang. Jika ada taman di dekat rumah, Anda bisa mendatanginya untuk berbagai aktivitas seperti jalan santai, lari, bersepeda, bermain sepatu roda atau memancing bila ada kolam di dalamnya.

Saat di taman, hindari trotoar yang padat dan jalan setapak yang sempit, lalu pilih rute yang memudahkan Anda untuk menjaga jarak.

2. Piknik ke hutan kota atau kebun teh
Menikmati udara segar di hutan kota sambil menyantap makanan yang sudah disiapkan dari rumah jadi hiburan yang tak kalah menarik.

Sebelum piknik, sebaiknya Anda mencari hutan kota atau kebun teh yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kota tempat Anda tinggal. Pastikan juga Anda dan keluarga selalu memakai masker dan menjaga kebersihan tangan.

3. Menonton film di bioskop drive-in
Pandemi COVID-19 membuat Anda yang hobi menonton tak bisa ke bioskop sementara waktu. Tapi beberapa kota seperti Semarang sudah meluncurkan kembali bioskop drive-in atau menonton film dari dalam mobil. Bioskop drive-in dapat dinikmati oleh banyak orang sekaligus, tentunya dengan menjaga jarak aman antar mobil.

4. Makan di restoran luar ruangan atau di bagian atap
Kangen makan-makan di restoran atau kafe? Hal ini tetap bisa Anda lakukan selama ruangan tersebut tidak terlalu padat atau banyak orang. Agar lebih aman, Anda bisa memilih restoran di luar ruangan atau kafe di atap gedung yang menawarkan udara segar lengkap dengan pemandangan indah. Jangan lupa, selalu gunakan masker, baik sebelum dan sesudah makan atau minum.

5. Berkemah di kaki gunung
Berkemah bersama keluarga sambil menikmati pemandangan gunung menjadi solusi tepat menghilangkan penat. Yang perlu diingat, aktivitas ini menjadi berisiko jika ternyata Anda berkemah di antara orang-orang lain.

Apabila lokasi berkemah cukup padat, pisahkan tenda dengan jarak setidaknya 1—2 meter dan hindari berbagi perlengkapan berkemah, termasuk makanan dan minuman.

Selalu bawa sabun tangan, pembersih tangan, dan perlengkapan untuk membersihkan permukaan yang sering disentuh.

6. Bermain air di pantai
Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, Anda sudah bisa bermain ke pantai, selama terus menerapkan protokol kesehatan.

Jangan lupa, menjaga jarak setidaknya 1—2 meter dari orang-orang yang ada di sana untuk menghindari risiko tertular virus.

Agar lebih aman, sebaiknya Anda memilih pantai-pantai yang sepi dan selalu menggunakan masker sebelum Anda main basah-basahan.


7. Barbeque ala restoran di rumah
Bagi Anda yang ingin kumpul-kumpul di rumah, barbeque di luar ruangan bisa menjadi solusi. Undang sedikit orang saja, dan pastikan untuk selalu menjaga jarak.

Lakukan juga kegiatan yang tidak membutuhkan kontak dekat. Selain itu, sarankan tamu yang akan datang untuk membawa peralatan makan dan minum mereka sendiri. Jangan lupa, gunakan masker, baik sebelum dan sesudah makan atau minum.


Baca juga: "New normal", akankah ada robot di restoran & hotel di Indonesia?

Baca juga: Sambut "new normal", LOKET sediakan 4 fitur layanan baru

Baca juga: New normal, ini tujuan wisata yang diincar masyarakat Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jepang tangguhkan kampanye perjalanan domestik di Sapporo dan Osaka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar