Yogyakarta (ANTARA News) - Tim Pro Duta FC Sleman mengungguli Persis Solo 3-2, pada pertandingan sepak bola kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat sore.

Ketiga gol tuan rumah dicetak Tarik Janabi pada menit 43 melalui tendangan penalti yang dilakukan Morris pada menit 61, dan Eka Santika menit 80.

Sedangkan dua gol tim tamu dihasilkan Nova Zaenal pada menit tiga, dan Feryanto menit 58.

Pada babak pertama Pro Duta dikejutkan dengan gol cepat Persis Solo melalui tendangan bebas Nova Zaenal pada menit tiga. Tembakan keras Nova tidak bisa diantisipasi kiper tuan rumah Kalis Sudaryono, dan bola meluncur masuk gawang.

Namun, Pro Duta dapat menyamakan kedudukan pada menit 43 melalui tendangan penalti Tarik Janabi. Wasit memberikan hukuman penalti, karena pemain Pro Duta Serge diganjal keras oleh pemain belakang Persis di kotak terlarang.

Pada babak kedua permainan berjalan ketat, serangan silih berganti dibangun kedua tim.

Pada menit 58, tendangan pemain depan Persis Feryanto gagal ditepis kiper Pro Duta, sehingga bola meluncur masuk gawang.

Tertinggal satu angka membuat pemain Pro Duta meningkatkan tempo permainan dan intensitas serangannya.

Pada menit 61 pemain belakang Pro Duta Morris berhasil menjebol gawang Persis melalui sundulan yang memanfaatkan sepak pojok Tarik Janabi.

Kedudukan 2-2 membuat pemain kedua tim meningkatkan serangan untuk menambah gol.

Pada menit 80 pemain depan Pro Duta Eka Santika berhasil menyarangkan bola ke gawang Persis, sehingga unggul 3-2.

Kedudukan itu tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan yang disaksikan sekitar 10.000 penonton.

Pelatih Pro Duta Kostadin Angelov usai pertandingan mengatakan kemenangan ini cukup membanggakan, karena para pemain asuhannya bermain penuh semangat, disiplin, dan tidak kenal menyerah.

"Kami bangga meskipun sempat tertinggal angka, anak-anak tidak kendur semangat dan tetap bermain konsisten, sehingga mampu menyamakan kedudukan, dan akhirnya meraih kemenangan," katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010