Bandara El Tari perpanjang jam operasi

Bandara El Tari perpanjang jam operasi

Dokumentasi. Satu unit pesawat diparkir di apron bandara Bandara El Tari Kupang, NTT. ANTARA/Kornelis Kaha.

Kini jumlah penerbangan di bandara ini menjadi 40 pesawat per hari, ke depan kemungkinan akan bertambah
Kupang (ANTARA) - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara El Tari Kupang, NTT, kembali menambah jam operasi bandara akibat semakin banyaknya permintaan slot dari sejumlah maskapai penerbangan yang melayani rute ke bandara tersebut.

"Kita sudah menambah jam operasi bandara, dari semula hanya pukul 06.00 Wita-16.00 Wita, sekarang ada penambahan satu jam yakni dari pukul 06.00 Wita-17.00 Wita," kata General Manager Bandara El Tari Kupang Iwan Novi Hantoro kepada wartawan di Kupang, Kamis.

Baca juga: Pangkalan Udara TNI AU El Tari di Kupang naik status jadi tipe A

Ia menjelaskan di waktu sebelum adanya pandemi COVID-19 jam operasi bandara tersebut dimulai pada pukul 05.00 Wita hingga 22.30 Wita sampai dengan pesawat terakhir.

Namun akibat adanya pandemi COVID-19 dan adanya larangan penerbangan jam operasional bandara dibuka namun hanya dibuka dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita.

Seiring berjalannya waktu dan memasuki era adaptasi normal baru dan penerbangan kembali dibuka, jam operasi bandara tersebut kemudian diperpanjang lagi dari sembilan jam menjadi 10 jam.

Per September 2020, manajemen bandara El Tari Kupang kemudian memperpanjang lagi waktu operasi bandara itu, dari semula hanya 10 jam menjadi 11 jam.Yakni dari pukul 06.00 Wita -17.00 Wita.

"Kini jumlah penerbangan di bandara ini menjadi 40 pesawat per hari, ke depan kemungkinan akan bertambah. Dan jika terus bertambah maka jam operasi bandara juga akan diperpanjang lagi," tutur dia.

Ia mengatakan di era adaptasi normal baru itu walaupun jam operasi diperpanjang namun pihaknya tetap mengedepankan prosedur protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini sebagai wujud komitmen Angkasa Pura I dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, antara lain yang lakukan adalah dengan penyemprotan disinfektan secara rutin terhadap seluruh fasilitas dan peralatan di Bandara, selain itu seluruh petugas operasional diwajibkan menggunakan alat pelindung diri, penyediaan cairan pembersih tangan di area terminal dan menerapkan jaga jarak di terminal.

“Kami berharap dengan adanya pelaksanaan protokol kesehatan di Bandara seperti yang kami sampaikan di atas, dapat menumbuhkan kepercayaan diri bagi pengguna jasa agar tidak ragu untuk terbang lagi dan kembali berwisata menuju berbagai destinasi di tanah air," kata Iwan Novi Hantoro.

Baca juga: Akibat larangan terbang, belasan pesawat parkir di Bandara El Tari
Baca juga: Jam operasional Bandara El Tari Kupang dikurangi mulai 24 April

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Simpatisan sambut kedatangan Rizieq Shihab di Bandara Soetta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar