Saham China ditutup "rebound'' dari kerugian 2 hari beruntun

Saham China ditutup "rebound'' dari kerugian 2 hari beruntun

Ilustrasi - Para investor sedang memantau pergerakan saham di Bursa Saham China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, rebound dari kerugian dua hari berturut-turut, namun Indeks Shanghai mencatat kerugian mingguan terbesar dalam delapan pekan terakhir di tengah meningkatnya ketegangan Beijing dengan Washington.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,79 persen menjadi berakhir di 3.260,35 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China terangkat 1,57 persen menjadi ditutup pada 12.942,95 poin.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah setelah jatuh beruntun

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks menyusut menjadi 684,5 miliar yuan (sekitar 100,1 miliar dolar AS) dari 873,2 miliar yuan (sekitar 127,69 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.

Perusahaan-perusahaan cloud gaming dan peralatan listrik memimpin kenaikan, dengan saham TBEA Co Ltd melonjak 4,18 persen menjadi ditutup pada 8,47 yuan per saham.

Baca juga: Saham Hong Kong setop kerugian, Indeks Hang Seng terkerek 0,78 persen

Melawan tren, saham-saham yang terkait dengan pengolahan dan penambangan batu bara, perbankan, dan pengapalan mengalami kerugian.

Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, melonjak 2,16 persen menjadi ditutup pada 2.536,62 poin.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup melambung, ditopang pelemahan yen terhadap dolar

Baca juga: Saham Australia ditutup merosot, tertekan saham keuangan dan tambang

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar