Wall Street ditutup beragam dengan Indeks Dow Jones naik 131,06 poin

Wall Street ditutup beragam dengan Indeks Dow Jones naik 131,06 poin

Dokumentasi - Spesialis perdagangan saham, Geoffrey Friedman bereaksi saat indeks pasar saham Dow Jones Industrials Average yang melewati nilai 17.000 di lantai Bursa Saham New York, Amerika Serikat, Kamis (3/7/2014). ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Hanya karena kita memotong 10 atau 11 persen dari Nasdaq dalam tiga hari, tidak berarti itu adalah akhir dari kegugupan dan seperti itulah kita saat ini
New York (ANTARA) - Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan Nasdaq tergelincir dan S&P 500 sedikit menguat karena keuntungan awal di teknologi memudar, dengan masing-masing indeks utama membukukan penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 131,06 poin atau 0,48 persen menjadi 27.665,64 poin. Indeks S&P 500 menguat tipis 1,78 poin atau 0,05 persen menjadi berakhir di 3.340,97 poin. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 66,05 poin atau 0,6 persen menjadi ditutup pada 10.853,55 poin.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan industri dan material masing-masing terangkat 1,39 persen dan 1,31 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor teknologi merosot 0,75 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.

Baca juga: Euro naik lagi terhadap dolar, Bank Sentral Eropa "cuek" euro menguat

Untuk minggu ini Indeks Dow Jones turun 1,66 persen, Indeks S&P kehilangan 2,51 persen, dan Indeks Nasdaq anjlok 4,06 persen.

Sektor teknologi membukukan penurunan kelima dalam enam hari dan persentase penurunan mingguan terbesar sejak Maret, karena investor menjual saham-saham perusahaan seperti Apple Inc yang telah mempelopori reli dramatis dari posisi terendah didorong oleh Virus Corona pada Maret. Saham Apple turun 1,31 persen.

Saham Oracle Corp juga melemah bersama dengan sektor teknologi lainnya setelah mencapai rekor tertinggi 61,86 dolar dan ditutup turun 0,75 persen. Laba perusahaan layanan cloud ini mengalahkan perkiraan, mengisyaratkan pemulihan dalam pengeluaran pelangganya karena permintaan yang lebih tinggi didorong oleh tren bekerja di rumah.

Baca juga: Harga emas jatuh setelah naik 3 hari beruntun karena minim stimulus

Jalur dengan resistensi paling rendah untuk saham mudah berubah dan mungkin sedikit lebih rendah dari sini, kata Kepala Strategi Pasar National Securities, Art Hogan, di New York.

"Hanya karena kita memotong 10 atau 11 persen dari Nasdaq dalam tiga hari, tidak berarti itu adalah akhir dari kegugupan dan seperti itulah kita saat ini," kata Hogan.

Saham-saham pertumbuhan,yang mencakup banyak nama teknologi bersama dengan lainnya yang telah diuntungkan dari penguncian yang diberlakukan pemerintah seperti Amazon.com Inc, jatuh 1,86 persen.

Baca juga: Harga minyak turun, dipicu stok naik dan permintaan melemah

Banyak investor melihat kemerosotan baru-baru ini sebagai konsolidasi yang sehat setelah reli lima bulan yang menakjubkan di S&P 500, yang didukung oleh sekelompok kecil perusahaan teknologi kelas berat dan sejumlah besar stimulus fiskal dan moneter.

Sementara itu data terbaru menunjukkan harga konsumen AS meningkat dengan kokoh pada Agustus, tetapi kelambanan pasar tenaga kerja kemungkinan akan membatasi inflasi ketika ekonomi pulih dari resesi COVID-19.

Penerima manfaat lain dari penguncian Virus Corona, pembuat sepeda olahraga Peloton Interactive Inc, menyerah keuntungan awal dan ditutup anjlok 4,23 persen, bahkan ketika perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang mengalahkan perkiraan karena lonjakan pelanggan dan peningkatan permintaan untuk produk kebugaran selama pandemi.

Baca juga: Saham Inggris berbalik naik, Indeks FTSE 100 terangkat 0,48 persen

Baca juga: Saham Spanyol merosot lagi, Indeks IBEX 35 jatuh 0,80 persen

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar