Kembali bertambah, positif COVID-19 di Singkawang-Kalbar naik 20 kasus

Kembali bertambah, positif COVID-19 di Singkawang-Kalbar naik 20 kasus

Wali Kota Singkawang, Kalbar Tjhai Chui Mie memantau perkembangan pasien asal Bengkayang yang diisolasi. (FOTO ANTARA/Rudi)

Sampai dengan Senin (14/9) 2020 ada penambahan satu kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kota Singkawang yaitu seorang laki-laki berusia 72 tahun asal Kota Singkawang, sehingga jumlah totalnya saat ini naik 20 orang
Pontianak (ANTARA) - Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Singkawang, Kalimantan Barat Barita P Ompusunggu mengatakan pada Selasa (15/9)  ini kembali terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kota itu sehingga jumlah totalnya naik 20 orang.

"Sampai dengan Senin (14/9) 2020 ada penambahan satu kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kota Singkawang yaitu seorang laki-laki berusia 72 tahun asal Kota Singkawang, sehingga jumlah totalnya saat ini naik 20 orang" katanya di Singkawang, Selasa.

Dari total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berjumlah 20 orang itu, kata dia, terdiri atas 13 dirawat dan 7 isolasi mandiri serta suspek yang dirawat sebanyak 6 orang.

Ia menjelaskan pasien yang bersangkutan masuk ke RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada tanggal 12 September 2020.

"Pasien mengalami keluhan dada nyeri dan berdebar satu pekan sebelum masuk rumah sakit serta batuk selama tiga  hari. Selanjutnya dilakukan rapid test dengan hasil reaktif," ujarnya.

Kemudian pada tanggal 14 September 2020 dilakukan pengambilan swab dengan hasil terkonfirmasi COVID-19.

"Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota dan tidak melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi," katanya

Kemudian, pada Selasa ini juga ada penambahan suspek sebanyak dua orang, salah satunya berasal dari luar Kota Singkawang.

Dia menambahkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melalui Dinas Kesehatan dan KB Singkawang akan segera melakukan penelusuran (tracing) terhadap keluarga dan orang yang sudah kontak erat terkonfirmasi COVID-19.

"Untuk itu, kembali kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak," katanya.

Dia juga mengajak untuk bersatu dan bergandengan tangan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Semoga pandemi COVID-19 segera berakhir di Kota Singkawang dan seluruh pasien yang sedang dalam perawatan segera diberikan kesembuhan," demikian Barita P Ompusunggu.

Baca juga: Dinkes: Ada pejabat Singkawang terkonfirmasi positif COVID-19 hoaks

Baca juga: Wali Kota Singkawang dan keluarga positif COVID-19

Baca juga: Wali Kota Singkawang sembuh dari COVID-19

Baca juga: Penjahit di Kalbar canangkan gerakan masker gratis

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas COVID-19 optimis Kota Ambon masuk zona kuning

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar