Mendag ajak masyarakat beli produk pernak-pernik buatan Indonesia

Mendag ajak masyarakat beli produk pernak-pernik buatan Indonesia

Ilustrasi: Pembeli memilih kerajinan pernak-pernik batu intan di Pasar Intan Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/6/2020). . ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.

Indonesia dianugerahi kekayaan budaya yang melimpah, yang di dalamnya terdapat seni dan kerajinan yang harus dikembangkan serta dilestarikan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak masyarakat Indonesia membeli produk pernak-pernik buatan Indonesia dengan meluncurkan kampanye #BeliPernakPernikUnik sebagai tindak lanjut Program Bangga Buatan Indonesia (BBI)

“Indonesia dianugerahi kekayaan budaya yang melimpah, yang di dalamnya terdapat seni dan kerajinan yang harus dikembangkan serta dilestarikan. Hasil pernak-pernik kerajinan Indonesia mempunyai ciri khas yang unik di masing-masing daerah,” kata Mendag saat menghadiri peluncuran #BeliPernakPernikUnik yang disiarkan virtual di Jakarta, Rabu.

Mendag menyampaikan di tengah COVID-19, UMKM diharapkan mampu memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang mampu menjaga daya beli masyarakat.

Baca juga: Gairahkan ekonomi, Bahlil ajak masyarakat beli produk jualan teman UMKM diharapkan mampu menjaga kontribusi 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), menyerap 90 persen tenaga kerja dari total 133 juta angkatan kerja, serta sumbangsih 14 persen dari total ekspor.

Di saat bersamaan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah mengubah pola konsumsi masyarakat, di mana penjualan daring dapat menjadi solusi untuk bertahan di tengah pandemi.

“Hal yang perlu segera dijawab adalah bagaimana tantangan saat ini dapat dimanfaatkan dengan potensi yang dimiliki. Dalam hal ini, bagaimana nilai konsumsi dalam negeri yang besar dapat berkontribusi membantu UMKM tetap bertahan, beradaptasi, bahkan berkembang dari kebisaan baru masyarakat yang serba digital,” ujar Mendag.

Baca juga: Luhut: ada "cashback" bagi konsumen belanja produk dalam negeri

Potensi Indonesia, terutama tingkat konsumsi dalam negeri yang sangat besar, nampaknya juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara lain. “Hal ini dapat dilihat dari bagaimana mereka berlomba-lomba merebut pasar Indonesia dengan produk-produk impor mereka," kata Mendag.

Pada kesempatan tersebut, Mendag juga meluncurkan beberapa program seperti virtual expo, BBI Kemendag, lomba video pernak-pernik unik, gerobak dagang digital, dan video pemasaran online.

Baca juga: Masyarakat berpenghasilan diimbau beli produk UMKM, gerakkan ekonomi
 

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemendag luncurkan program “Pernak-pernik Unik Bangga Buatan Indonesia”

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar