Liga Inggris

Aubameyang beberkan cara Arteta membujuknya untuk bertahan di Arsenal

Aubameyang beberkan cara Arteta membujuknya untuk bertahan di Arsenal

Manajer Arsenal Mikel Arteta (kanan) berpose bersama Pierre-Emerick Aubameyang mengangkat trofi Piala FA yang mereka menangi setelah mengalahkan Chelsea dalam partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (1/8/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Catherine Ivill)

Jakarta (ANTARA) - Pierre-Emerick Aubameyang mengungkapkan bagaimana cara pelatih Mikel Arteta meyakinkannya untuk bertahan di Arsenal agar membangun warisan bersama The Gunners.

Penyerang asal Gabon tersebut mengakhiri spekulasi seputar masa depannya pada Selasa (17/9), ketika ia menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun dengan Arsenal.

Kesepakatan baru itu akan membuat Aubameyang bertahan di Emirates setidaknya hingga tahun 2023 sekaligus menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal.

Kontrak Aubameyang sebelumnya akan habis pada akhir musim dan Barcelona serta Inter dilaporkan telah tertarik untuk mengontraknya.

Namun, percakapan dengan pelatih Arsenal telah meyakinkan pemain berusia 31 tahun itu untuk tetap bertahan dan menjadi legenda klub.

Baca juga: Aston Villa kontrak kiper Arsenal Emiliano Martinez

"Saya punya cukup banyak waktu untuk memikirkannya. Saya sudah memikirkannya sejak setahun (lalu)," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan mantan pemain Arsenal Ian Wright yang dikutip Goal pada Rabu (17/9).

"Saya juga mengobrol dengan Mikel, yang menurut saya ia memberi saya sesuatu yang sangat jelas tentang gagasan masa depan klub dan tentang saya."

"Ia blak-blakan dan jujur dan itulah yang saya suka karena kami selalu jujur. Ia berkata: 'Oke, Anda mungkin bisa pergi. Saya tidak tahu apa yang Anda pikirkan saat ini, tetapi Anda dapat pergi dan meraih trofi di klub lain atau Anda bisa tinggal di sini dan menjadi legenda'."

"(Pernyataan) Ini, bagi saya adalah kata kuncinya," tambah eks pemain Borussia Dortmund tersebut.

Musim 2018/19 lalu, penyerang asal Gabon itu berbagi gelar top skor Liga Premier Inggris dengan mencetak 22 gol.

Ia total menorehkan 29 gol dalam 44 penampilan di semua kompetisi, termasuk dua gol yang dicetaknya ke gawang Chelsea dalam final Piala FA untuk mengantarkan Arsenal juara.

Baca juga: Van de Beek melihat masa depan cemerlang di MU

Baca juga: Liverpool ingin kontrak Omar Colley


 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar