Sri Mulyani sambut inisiatif ADB perkuat kerjasama perpajakan regional

Sri Mulyani sambut inisiatif ADB perkuat kerjasama perpajakan regional

Menteri Keuangan Sri Mulyani. ANTARA/twitter @KemenkeuRI/pri.

Bagi kami sebagai anggota ADB, inisiatif dari Presiden Asakawa sangat penting dan kami sangat menyambut baik
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyambut baik mengenai program baru Asian Development Bank (ADB) yaitu pembangunan Hub Regional dalam rangka meningkatkan kerja sama bidang perpajakan untuk negara anggotanya.

Sri Mulyani menyatakan Hub Regional bisa menjadi forum tambahan untuk berdiskusi dan memperoleh dukungan maupun dorongan kerja sama bidang perpajakan di skala internasional dan regional.

“Bagi kami sebagai anggota ADB, inisiatif dari Presiden Asakawa sangat penting dan kami sangat menyambut baik,” kata Sri Mulyani dalam acara ADB’s 53rd Annual Meeting di Jakarta, Kamis.

Baca juga: ADB sedang bangun Hub Regional tingkatkan kerja sama perpajakan

Sri Mulyani menuturkan dalam melakukan reformasi perpajakan tidak dapat dilakukan sendiri melainkan harus melalui kerja sama dengan berbagai negara lain seperti melalui Hub Regional ini.

“Rasio pajak kita yang rendah serta reformasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kita tidak bisa melakukannya sendiri,” ujar Sri Mulyani.

Menurutnya, bekerja sama dengan negara lain dalam melakukan reformasi pajak bisa membuka peluang untuk bertukar pikiran dan pengalaman mengenai praktik-praktik pelanggaran di bidang perpajakan.

Terlebih lagi, kerja sama akan lebih efisien dan optimal jika dilakukan dengan negara-negara terdekat karena banyak negara di Asia-Pasifik yang turut berupaya memerangi penghindaran pajak.

Baca juga: Harapkan dukungan ADB, Sri Mulyani: Reformasi pajak tak bisa sendiri

“Pertukaran pengalaman dan pengetahuan kita dan juga dalam hal ini praktik kebijakan akan menjadi sangat kritis,” tegasnya.

Ia menjelaskan Indonesia yang merupakan negara dengan sistem perekonomian terbuka dan melimpahnya kekayaan sumber daya alam memiliki potensi risiko cukup tinggi dalam penghindaran dan penyimpangan pajak.

“Ketika kita berurusan dengan penghindaran pajak, maka kita juga akan membahas tidak hanya masalah domestik, tetapi bagaimana mengatasi masalah lintas batas,” tegas Sri Mulyani.

Baca juga: Jokowi: Reformasi perpajakan harus terus dilakukan

Baca juga: Reformasi perpajakan, Menkeu akan perbaiki administrasi pajak


 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sri Mulyani: perekonomian domestik triwulan III-2020 membaik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar