Kasus positif COVID-19 di Batam tambah 25, sembuh 4 orang

Kasus positif COVID-19 di Batam tambah 25, sembuh 4 orang

Data COVID-19 Kota Batam yang diumumkan pada Kamis (17/9).

Data ini hasil pemeriksaan swab Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan RSKI COVID-19 Galang
Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau, mencatat tambahan 25 orang positif COVID-19 dan 4 orang sembuh dari penyakit menular itu pada Kamis.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam keterangan tertulis menyebutkan,dengan tambahan itu maka total 1.036 warga positif, sebanyak 622 orang di antaranya sembuh, 41 orang meninggal, dan 373 orang masih dirawat.

"Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI COVID-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil 'tracing'," kata Didi.

Baca juga: Tambahan 20 positif dan 45 sembuh COVID-19 di Batam

Baca juga: Di Batam, COVID-19 tembus 1.000 kasus


Dari tambahan 25 orang warga yang dinyatakan positif hari ini, 15 orang di antaranya tanpa gejala, enam orang bergejala, dan empat orang merupakan kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Tercatat juga, dari 25 orang yang positif Kamis ini, tiga orang di antaranya telah meninggal, yaitu terkonfirmasi positif 1.022, 1.023, dan 1.024.

Dalam keterangan pers, Didi merinci, kasus 1.022 adalah wiraswasta 37 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan dibawa ke RS Bhayangkara dalam keadaan meninggal, dan kemudian dilakukan pemeriksaan PCR.

Kasus 1.023, wiraswasta 40 tahun juga dibawa ke RS Bhayangkara dalam keadaan meninggal, kemudian dilakukan pemeriksaan PCR.

Baca juga: Tiga WNA sembuh COVID-19 di Batam

Baca juga: Tambahan 33 positif dan 3 sembuh COVID-19 di Batam


Dan kasus 1.024 adalah wiraswasta yang datang ke UGD RS Budi Kemuliaan dalam kondisi sesak berat. Setelah dilakukan pertolongan secara optimal oleh tenaga medis, pasien dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan PCR.

Sementara 22 orang yang positif COVID-19 lainnya, 11 di antaranya warga Kecamatan Batam Kota yaitu kasus 1.012 wiraswasta 40 tahun, kasus 1.020 bayi lima bulan, kasus 1.021 ibu rumah tangga 27 tahun, kasus 1.024 wiraswasta 50 tahun, kasus 1.025 karyawan swasta 28 tahun, dan kasus 1.029 karyawan swasta 27 tahun.

Kasus 1.030 karyawan swasta 45 tahun, kasus 1.031 ASN tenaga kesehatan 37 tahun, kasus 1.034 karyawan swasta 38 tahun, kasus 1.035 karyawan swasta 30 tahun, dan kasus 1.036 karyawan swasta 36 tahun.

Baca juga: 14 tenaga kesehatan di Batam dinyatakan sembuh COVID-19

Baca juga: Forkopimda Batam datangi warga sosialisasi protokol kesehatan


Lalu empat orang warga Kecamatan Batuaji yaitu kasus 1.013 warga tidak bekerja 24 tahun, kasus 1.014 ibu rumah tangga 48 tahun, kasus 1.015 karyawan swasta 29 tahun dan kasus 1.016 karyawan swasta 30 tahun.

Tiga orang warga Kecamatan Sei Beduk yaitu kasus 1.017 ASN Pemkot Batam berusia 49 tahun, kasus 1.019 karyawan swasta 32 tahun, dan kasus 1.022 wiraswasta 37 tahun, serta tiga orang warga Kecamatan Nongsa yaitu kasus 1.018 ibu rumah tangga 41 tahun, kasus 1.026 karyawan swasta 52 tahun, dan kasus 1.027 ibu rumah tangga 50 tahun.

Dua orang warga Kecamatan Sagulung yaitu karyawan swasta berusia 42 tahun dan 26 tahun, serta masing-masing seorang warga Kecamatan Bengkong dan Lubuk Baja, yaitu wiraswasta 40 tahun dan karyawan swasta WN Irak 50 tahun.

Sedangkan empat orang yang dinyatakan sembuh Kamis ini yaitu pelaut 38 tahun warga Batuaji, karyawan swasta 36 tahun warga Sagulung, mahasiswa 20 tahun warga Sekupang, dan ASN Pemkot Batam 39 tahun warga Sagulung.

Baca juga: Kadinsos Batam dinyatakan positif COVID-19

 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kepri antisipasi lonjakan kasus COVID-19 akibat demo UU Cipta Kerja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar