Gubernur Jatim serahkan bantuan ventilator untuk 17 RS di tiga daerah

Gubernur Jatim serahkan bantuan ventilator untuk 17 RS di tiga daerah

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan ventilator dari USAID secara formal di Kabupaten Gresik, Kamis (17/9) (ANTARA/HO)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan ventilator dari USAID untuk 17 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di tiga daerah masing-masing Kabupaten Gresik, Lamongan dan Jombang, tujuannya untuk membantu penderita corona yang mengalami gangguan pernapasan.

"Saya berharap bantuan ventilator ini tidak digunakan, karena ventilator hanya dibutuhkan kepada penderita kasus COVID-19 yang sangat membutuhkan bantuan pernapasan. Semoga kasus corona di Gresik dan beberapa daerah di Jawa Timur tidak sampai membutuhkan ventilator," kata Khofifah, saat penyerahan bantuan di Kabupaten Gresik, Kamis.

Ia mengatakan, rincian RS yang menerima bantuan ventilator yaitu 14 RS swasta dan 1 Rumah Sakit Ibnu Sina di Gresik, serta 2 RS lainnya yaitu RS Kabupaten Lamongan dan RS Kabupaten Jombang.

Baca juga: Penggunaan masker harus sesuai standar

Khofifah mengatakan, setelah penyerahan bantuan pihaknya juga akan membantu program pelatihan tenaga operator ventilator.

Khofifah juga mengapresiasi keseriusan Pemkab Gresik dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Gresik merupakan satu-satunya Kabupaten yang paling aktif dan tepat waktu dalam mengupdate data. Gresik juga menjadi perhatian masyarakat secara nasional maupun dunia akan keseriusan pencegahan COVID-19 terutama dalam pelaksanaan operasi yustisi," katanya.

Baca juga: Khofifah : Perlunya sinkronisasi RDKK untuk mengatasi kelangkaan pupuk

Sementara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku berterimakasih kepada gubernur atas bantuan ventilator, dan menegaskan bahwa selama ini pihaknya sudah intens dalam melaksanakan pencegahan COVID-19.

Sambari menyampaikan, bahwa perkembangan penyebaran kasus COVID-19 di Gresik pada akhir akhir ini sudah menunjukkan data perbaikan.

"Saya sudah minta bantuan TNI dan Polri untuk memberikan pengawasan ekstra agar mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ini tidak berkeliaran dan menularkan ke yang lain," katanya.

Sementara itu, akumulasi kasus COVID-19 di Gresik hingga saat ini mencapai 3.004 pasien terkonfirmasi positif, dengan rincian 2.535 orang sembuh, 282 isolasi mandiri serta 187 meninggal dunia.

Baca juga: Keluarga guru positif, enam SMA/SMK di Bondowoso-Situbondo ditutup
Baca juga: Gubernur Jatim salurkan ventilator kepada pengelola rumah sakit
Baca juga: RS swasta Bekasi mulai kehabisan ruang isolasi pasien COVID-19


 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar