Gandeng TRC-Pramuka, BNI Putussibau salurkan bantuan korban banjir

Gandeng TRC-Pramuka, BNI Putussibau salurkan bantuan korban banjir

Pimpinan BNI Putussibau bersama Ketua Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu menyalurkan paket bantuan kepada masyarakat korban banjir di Teluk Barak, Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (18/9/2020). (FOTO ANTARA/istimewa)

Kami diminta pihak BNI Putussibau menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat korban banjir, paket yang kami salurkan sekitar 150 paket bantuan
Putussibau, Kalbar (ANTARA) -
Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat melalui kerja sama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pramuka Kapuas Hulu, menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban banjir di Desa Tanjung Jati dan daerah Teluk Barak, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan.
 
"Kami diminta pihak BNI Putussibau menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat korban banjir, paket yang kami salurkan sekitar 150 paket bantuan," kata Ketua Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Aliyanto, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat.
 
Ia menjelaskan dalam penyaluran bantuan itu dibagikan ke beberapa titik bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan seperti di daerah Teluk Barak dan Tanjung Jati, karena tidak semua masyarakat dapat bantuan.
 
" Bantuan yang kami salurkan hanya 150 paket dan tentu belum semua bisa kami berikan karena keterbatasan bantuan," kata Aliyanto.
 
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, meskipun tidak seberapa. Namun, bantuan itu adalah wujud kepedulian pihak BNI Putussibau terhadap masyarakat terdampak banjir, khususnya di daerah Teluk Barak dan Tanjung Jati.
 
Sementara itu, seorang ibu penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas kepedulian BNI Putussibau dan Tim Reaksi Cepat Kapuas Hulu, yang membantu masyarakat di saat banjir.
 
" Tentu kami sangat terbantu atas bantuan itu, karena saat kondisi banjir ketersediaan makanan sudah pasti menipis," katanya.

Baca juga: Banjir besar, Bupati Kapuas Hulu imbau warga utamakan keselamatan

Baca juga: Pemprov Kalbar bantu 15 ton beras untuk korban banjir Kapuas Hulu

Baca juga: Terjebak banjir, balita dan ibunya dievakuasi Kodim Putussibau-Kalbar


 

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pengawasan terhadap WNA di penginapan dan hiburan malam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar