Warga menduga kebakaran di Bungur akibat korsleting listrik

Warga menduga kebakaran di Bungur akibat korsleting listrik

Petugas Pemadam Kebakaran masih terus mencoba melakukan pendinganan pada bangunan yang masih mengeluarkan asap di permukiman RT 009 RW 006 Kelurahan Bungur, Senen, Jumat (18/9/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Meski demikian Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril belum mau membenarkan korsleting listrik sebagai penyebab terbakarnya permukiman
Jakarta (ANTARA) - Ketua RW 006 Kelurahan Bungur Rudi menduga kebakaran di kawasan padat penduduk itu berawal dari korsleting listrik pada salah satu rumah di RT 009.

"Jadi tadi sekitar jam 13.45 WIB, Itu dari listrik kayaknya. Soalnya saya liat asal apinya dari atas gitu," kata Rudi saat ditemui di lahan RTH milik Dinas Hutan dan Taman Kota DKI Jakarta yang akan menjadi posko evakuasi untuk warga RT 006, RT 008, dan RT 015 di RW 009 Bungur, Jumat.

Baca juga: Camat Senen sebut korban kebakaran di Bungur 40 kepala keluarga

Seorang remaja yang juga merupakan warga RT 006 Bungur Naufal pun turut mengatakan hal serupa bahwa kebakaran di lingkungannya itu terjadi akibat korsleting listrik.

"Dari listrik itu kak. Tadi sempet denger ada ledakan kan dari rumah. Terus pas saya samperin apinya udah keliatan dari atas gitu," kata Naufal.

Baca juga: Saksi: Angin kencang membuat api membakar dua RT di Bungur

Meski demikian Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril belum mau membenarkan korsleting listrik sebagai penyebab terbakarnya permukiman milik 40 Kepala Keluarga di Jalan Kalibaru Timur 1 itu.

"Masih kita selidiki asal apinya dari mana, karena kan tadi ada di dua lokasi jadinya sumber api itu. Jadi belum bisa kita bilang dari korsleting listrik," ujar Asril.

Baca juga: Lalin di Letjen Suprapto lancar meski sempat tutup selama satu jam

Camat Senen Ronny Jarpriko menyampaikan sebanyak 40 kepala keluarga dengan 200 jiwa terdampak oleh kebakaran yang terjadi Jalan Kalibaru Timur 1, Bungur, Senen Jakarta Pusat, Jumat.

"Ada sebanyak 30 rumah dengan 40 kepala keluarga, total perkiraan 200 jiwa terdampak kebakaran ini," kata Ronny saat ditemui di lokasi yang akan menjadi posko evakuasi di Jalan Kalibaru Timur 1, Bungur, Senen.

Ronny mengatakan ada tiga RT yang terdampak dari kebakaran itu yaitu RT 008, RT 009, dan RT 015.

"Nanti posko evakuasinya akan kita buat di lahan RTH milik Dinas Hutan dan Taman Kota DKI Jakarta usai proses pendinginan selesai dilakukan," ujar Ronny.

Seperti diketahui, pada pukul 13.45 WIB api diketahui membakar salah satu perumahan warga di RT 009 RW 006 di Jalan Kalibaru Timur 1, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.

24 unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat pun diturunkan untuk memadamkan si jago merah.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dinas Satpol PP Temanggung musnahkan 1.226 botol miras

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar