Liga Inggris

Zaha ungkap pesannya jelang Palace tumbangkan MU

Zaha ungkap pesannya jelang Palace tumbangkan MU

Penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha melakukan selebrasi seusai mencetak gol keduanya ke gawang Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (19/9/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Shaun Botterill)

Jakarta (ANTARA) - Wilfried Zaha mengungkapkan pesan yang disampaikan kepada rekan-rekannya jelang pertandingan Liga Inggris ketika Crystal Palace menumbangkan Manchester United 3-1 di Old Trafford, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Zaha diberi kesempatan berbicara sebab ia mengemban ban kapten setelah kapten utama Palace, Luka Milivojevic, tak cukup bugar untuk main sejak awal laga.

"Saya merasa tim ini memiliki banyak kualitas, kami hanya perlu menerjemahkannya di atas lapangan," kata Zaha dalam komentar pascalaga dikutip dari laman resmi Palace.

"Sebelum pertandingan saya bilang ke rekan-rekan setim: 'Percaya pada diri sendiri. Jangan takut untuk menampilkan permainan terbaik.' Tentu hari ini kami memperlihatkannya dan saya tak kaget bisa memenangi dua laga pertama musim ini," ujarnya menambahkan.

Baca juga: MU dipecundangi Palace 1-3

Pemain berusia 27 tahun itu juga mengungkapkan kebanggaannya bisa mengemban ban kapten untuk tim yang dibelanya sejak di tingkat akademi.

Terlebih lagi, hal itu berbuah kemenangan di Old Trafford, markas tim yang membelinya pada 2013 hanya untuk menyia-nyiakannya selama dua musim, sebelum pulang ke Selhurst Park.

"Menjadi kapten tim hari ini, terlebih di Old Trafford, saya sangat gembira bisa meraup tiga poin penuh," katanya.

Zaha mencetak dua dari tiga gol kemenangan Palace, termasuk eksekusi penalti yang harus diambil ulang setelah gagal dikonversi jadi gol oleh Jordan Ayew, tetapi VAR memutuskan kiper David de Gea terlalu cepat meninggalkan garisnya.

Baca juga: Wilfried Zaha desak media sosial hapus akun para pelaku rasialisme
Baca juga: Gol tunggal Zaha antar Palace awali musim tundukkan Southampton


"Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi dalam kepala saya cuma terpikir saya mendapat kesempatan mengambil penalti dan mencetak gol," ujar Zaha.

"Tentu Jordan memperolehnya lebih dulu dan ia meminta saya untuk menjadi algojo, saya bilang silakan, ketika ia gagal saya berpikir: 'Lebih baik saya pastikan sendiri'," pungkasnya.

Kemenangan itu membuat Palace sementara menyodok ke posisi kedua klasemen dengan koleksi enam poin.

Pekan depan Palace akan menjamu tim yang juga tengah naik daun, Everton, di Selhurst Park pada Sabtu (26/9).

Baca juga: Bielsa yakin pertahanan Leeds akan terus membaik
Baca juga: Tottenham resmi umumkan kedatangan Bale dan Reguilon
Baca juga: Bilic pertanyakan keputusan wasit ketika West Brom kalah lawan Everton

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar