Dinkes: Istri Wali Kota Pontianak terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala

Dinkes: Istri Wali Kota Pontianak terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala

Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

diketahui berdasar pemeriksaan laboratoriim RS Untan Pontianak, 19 September 2020
Pontianak (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalbar, Sidiq Handanu menyatakan istri Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yakni Yanieta Arbiastuti Kamtono terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19 tanpa gejala.

"Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan laboratoriim Rumah Sakit Untan Pontianak, 19 September 2020, yang menyatakan Ibu Yanieta tetkonfirmasi positif COVID-19," kata Sidiq Handanu dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Senin.

Baca juga: Wako Pontianak: Penambahan kasus COVID-19 dari berbagai kluster

Dia menyatakan Ibu Yanieta terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala (OTG) dan sudah melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan kesehatan yang ketat.

"Bapak Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga sudah dilakukan pemeriksaan tes usap dan berdasarkan pemeriksaan TCM RSUD Sudarso pada 20 September 2020, dinyatakan negatif sarcov (aman)," ungkapnya.

Baca juga: Pontianak kembali tunda pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah

Namun beliau (Edi Rusdi Kamtono) disarankan juga untuk melakukan isolasi mandiri dan juga dalam pemantauan kesehatan, kata Sidiq.

"Semua keluarga anak-anak dan asisten rumah tangga juga sudah di lakukan tes usap dengan hasil negatif," ujarnya lagi.

Baca juga: Kontak pasien positif, 54 pegawai-staf puskesmas di Kalbar dites usap

Dalam kesempatan itu, Kadinkes Kota Pontianak itu memohon doa agar semuanya mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

"Serta masyarakat Kota Pontianak selalu sehat, dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak," imbaunya.

Baca juga: Dinkes Pontianak tes usap COVID-19 sembilan penumpang Citilink

 

Pewarta: Andilala
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wiku: Libur panjang jadi pemicu menurunnya disiplin protokol kesehatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar