Kementerian PUPR salurkan BSPS Rp11 miliar di Batang Hari Jambi

Kementerian PUPR salurkan BSPS Rp11 miliar di Batang Hari Jambi

Rumah yang mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. ANTARA/HO-Bag Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan dana bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) senilai Rp11,02 miliar guna memperbaiki 630 unit rumah warga di Kabupaten Batang Hari, Jambi.

"Saat ini Program BSPS menjadi program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena benar-benar membantu dalam mewujudkan hunian yang layak. Untuk di Kabupaten Batang Hari ini kami membantu sebanyak 630 unit rumah yang dibedah agar lebih layak huni," kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera IV Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Indra M Sutan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Indra mengatakan akan berupaya agar pelaksanaan pembangunan bedah rumah di Kabupaten Batang Hari dapat berjalan dengan baik di lapangan.

Untuk itu, ujar dia, adanya dukungan Pemda dan keswadayaan masyarakat yang cukup tinggi tentunya akan mempermudah proses pembangunan rumah tersebut.

Lebih lanjut, Indra menerangkan, Program BSPS di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi pada tahun ini dilaksanakan untuk bedah rumah sebanyak 630 unit yang tersebar di enam kecamatan.

Baca juga: Kementerian PUPR: Penyerapan padat karya bedah rumah capai 84,3 persen

Adapun lokasinya tersebar di Kecamatan Pemayung 250 unit, Muara Bulian 165 unit, Bajubang 30 unit, Muara Tembesi 15 unit, Muaro Sebo Ilir 20 unit, dan Bathin XXIV 150 unit.

"Dana yang kami salurkan untuk bedah rumah 630 unit rumah di Kabupetan Batang Hari tahun ini senilai Rp 11,02 miliar. Sedangkan dari data yang kami miliki jumlah rumah yang mendapatkan bantuan Program BSPS dari Kementerian PUPR selama lima tahun terakhir di Provinsi Jambi sebanyak 17.609 unit senilai Rp283,94 miliar," paparnya.

Sementara itu, Bupati Batang Hari, Syahirsyah mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena jumlah rumah yang mendapatkan bantuan Program BSPS terus meningkat setiap tahunnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendataan rumah tidak layak huni dan menyampaikan pengusulan bantuan melalui Ditjen Perumahan Kementerian PUPR untuk segera di tindaklanjuti di lapangan.

"Tahun 2021 mendatang Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengusulkan 5.000 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) untuk dapat bantuan Program BSPS. Kami mengharapkan usulan tersebut bisa diterima dan mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR," ucapnya.

Baca juga: Kementerian PUPR bedah 400 rumah di Tabanan Bali

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bantuan perumahan yang menumbuhkan kegotongroyongan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar