Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19

Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19

Warga memakai masker pelindung menunggu di luar lokasi tes penyakit virus korona (COVID-19) di Paris, Prancis, Senin (14/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/hp/cfo (REUTERS/GONZALO FUENTES)

Paris (ANTARA) - Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu, turun dari peningkatan 13.498 kasus sehari sebelumnya.

Jumlah kematian COVID-19 bertambah 12 dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 31.585, menurut Kementerian Kesehatan. Sementara, jumlah kumulatif kasus positif sebanyak 453.763.

Jumlah terbaru kematian COVID-19 mencapai lonjakan yang lebih besar, yakni 311 atas 31.274 kematian yang dirilis pada Sabtu, kesenjangan yang mungkin mencerminkan penundaan laporan kematian sebelumnya.

Selain kemunculan kembali virus corona sejak pembatasan berakhir pada Mei, para epidemiologi berpendapat bahwa jumlah kasus yang lebih tinggi juga merupakan dampak dari peningkatan enam kali lipat tes COVID-19 sejak pemerintah menggratiskan biaya pemeriksaan.

Pendaftaran pasien baru COVID-19 di rumah sakit naik menjadi 3.894 dari 3.853 selama sepekan pada Sabtu, menurut data terkini otoritas Prancis, dengan pasien baru ICU tetap stabil di angka 593.

Sumber: Reuters

Baca juga: Menkeu Prancis Bruno Le Maire positif corona
Baca juga: Prancis catat harian tertinggi kasus COVID-19
Baca juga: Pertama kali, kasus COVID-19 Prancis di atas 10 ribu

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menhub perkirakan jumlah penumpang meningkat 20 persen saat libur panjang akhir Oktober

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar