Saham Korsel berakhir jatuh, indeks KOSPI terpangkas 0,95 persen

Saham Korsel berakhir jatuh, indeks KOSPI terpangkas 0,95 persen

Pialang berbicara di depan papan elektronik yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) di ruang transaksi sebuah bank di Seoul, Korea Selatan, Jumat (13/3/2020). ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/am.

Seoul (ANTARA) - Saham-saham Korea Selatan berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, setelah akhir pekan lalu rebound dari kerugian dua hari beruntun, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) terpangkas 0,95 persen atau 23,01 poin, menjadi menetap di 2.389,39 poin. Indeks KOSPI menguat 0,26 persen atau 6,23 poin menjadi 2.412,40 poin pada Jumat lalu (18/9/2020), setelah tergelincir 1,22 persen atau 29,75 poin menjadi 2.406,17 poin pada Kamis (17/9/2020), dan turun 0,31 persen atau 7,66 poin menjadi 2.435,92 poin pada Rabu (16/9/2020).

Dikutip dari Xinhua, volume perdagangan mencapai 1,03 miliar saham senilai 14 triliun won (12,1 miliar dolar AS), meningkat dari 744,4 juta saham senilai 13,7 triliun won (11,8 miliar dolar AS) pada akhir pekan lalu.

Sementara itu, mata uang lokal berakhir pada 1.158,0 won terhadap greenback, menguat 2,3 won dari tingkat penutupan perdagangan Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Saham Filipina hentikan kerugian beruntun, indeks PSE naik 0,42 poin
Baca juga: Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi, indeks HSI menguat 0,12 persen
Baca juga: Saham China dibuka menguat setelah melonjak akhir pekan lalu

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar