GTPP: Karawang masuk zona merah COVID-19

GTPP: Karawang masuk zona merah COVID-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat sedang menyampaikan perkembangan COVID-19 di daerah itu, Senin (21/9/2020). (FOTO ANTARA/Ali Khumaini)

Selain Kabupaten Karawang, dua kabupaten/kota lain di Jabar juga naik status dari zona oranye ke zona merah, yakni Kota Bekasi dan Kota Cirebon
Karawang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan tingkat risiko penyebaran virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di daerah cukup tinggi sehingga status Karawang menjadi zona merah.

"Sesuai dengan peta zona risiko Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar, Kabupaten Karawang memiliki skor 1,62, yang berarti berada pada level risiko tinggi," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana, di Karawang, Senin,

"Selain Kabupaten Karawang, dua kabupaten/kota lain di Jabar juga naik status dari zona oranye ke zona merah, yakni Kota Bekasi dan Kota Cirebon," tambahnya.

Atas kondisi tersebut pihaknya akan memperketat implementasi protokol kesehatan, pembatasan interaksi di tingkat RT/RW, meningkatkan penemuan kasus COVID-19 secara dini melalui strategi tes lacak isolasi/karantina.

"Kami juga memperkuat keterisian tempat tidur di rumah sakit. Rencananya lantai tiga gedung isolasi COVID-19 RSUD‎ Karawang juga difungsikan untuk tempat isolasi," katanya.

Menurut dia, tingginya kasus positif COVID-19 di Karawang dipicu kemunculan klaster industri.

Karena itu ke depan GTPP COVID-19 setempat akan mengoptimalkan inspeksi mendadak ke perusahaan, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

Pihaknya juga mewajibkan perusahaan untuk berkoordinasi dengan puskesmas wilayah pabrik agar proses penelusuran (tracing) bisa dilakukan maksimal.

"Kami berharap kesadaran masyarakat untuk tetap memakai masker saat beraktivitas di luar rumah," katanya.

Sementara itu, hingga Senin (21/9) 2020 jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Karawang mencapai 549 orang, terdiri atas 365 orang telah dinyatakan sembuh, 18 orang meninggal dunia, dan 166 orang hingga kini masih dalam perawatan, demikian Fitra Hergyana.

Baca juga: Klaster industri picu tingginya kasus COVID-19 di Karawang, sebut GTPP

Baca juga: Gugus Tugas: Karawang masih zona merah COVID-19

Baca juga: Kesadaran warga Kota Cirebon gunakan masker rendah, sebut wali kota

Baca juga: Depok-Bekasi-Bogor-Cimahi zona merah COVID-19, sebut Gubernur Jabar

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tim Satgas COVID-19 Lebak gencar razia protokol kesehatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar