BKKBN sarankan pasangan muda tunda kehamilan saat pandemi

BKKBN sarankan pasangan muda tunda kehamilan saat pandemi

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

rencanakan setiap kehamilan atau sebaiknya ditunda dulu
Jakarta (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyarankan kepada pasangan muda di Tanah Air agar sebaiknya menunda kehamilan dulu saat pandemi COVID-19.

"Kami berpesan pada pasangan usia subur agar rencanakan setiap kehamilan atau sebaiknya ditunda dulu," kata Deputi Bidang Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Reproduksi (KR) BKKBN dr Eni Gustina saat diskusi virtual yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Selama pandemi COVID-19, BKKBN juga menyarankan pasangan usia subur tersebut untuk menggunakan alat kontrasepsi guna menghindari kehamilan dalam waktu dekat.

Namun, apabila ada keluhan kesehatan dari pasangan usia subur maka sebaiknya langsung menghubungi petugas kesehatan dengan catatan membuat perjanjian dulu sebelum bertemu.

Baca juga: UNFPA: Pastikan pemuda miliki pengetahuan kontrasepsi yang benar

Baca juga: Keterbatasan akses jadi penyebab kegagalan kontrasepsi


"Masyarakat juga bisa mencari informasi terkait seputar kesehatan dari lembaga resmi maupun dari BKKBN," ujar dia.

Selama pandemi COVID-19, BKKBN juga melakukan terobosan baru dengan melibatkan tenaga penyuluh lapangan keluarga berencana yakni mendistribusikan alat kontrasepsi pada masyarakat.

"Para petugas ini mendistribusikan alat kontrasepsi kepada masyarakat yang diawasi tenaga kesehatan dari puskesmas," katanya.

Secara umum berkaitan dengan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN terus mengajak masyarakat di Indonesia untuk menggunakan alat kontrasepsi.

Penggunaan alat kontrasepsi bisa berdampak pada penurunan angka kematian ibu dan bayi. Bila masyarakat atau pasangan suami istri menggunakannya, maka risiko terlalu banyak anak, terlalu dekat kelahiran satu dengan yang lain, hamil dalam usia tua maupun muda bisa dicegah.

Baca juga: Sosialisasi kontrasepsi bantu berikan pilihan untuk perempuan

Baca juga: Dokter tekankan sosialisasi kontrasepsi harus oleh yang berkompeten

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tak lagi fokus jumlah, KB berganti kepanjangan jadi keluarga berkualitas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar