Formula 1

Para pebalap F1 surati race director menyusul insiden Mugello

Para pebalap F1 surati race director menyusul insiden Mugello

Gambaran umum para pebalap menjalani start ulang menyusul insiden kecelakaan di Grand Prix Tuscan di Sirkuit Mugello, Italia. (13/9/2020) Pool via Reuters/Jennifer Lorenzini

Jakarta (ANTARA) - Para pebalap Formula 1 menyurati race director Michael Masi untuk membahas kemungkinan perbaikan prosedur restart safety car menyusul insiden tabrakan beruntun di Grand Prix Tuscan bulan ini.

Balapan di Sirkuit Mugello, Italia itu terhenti dua kali, salah satunya karena empat mobil terlibat tabrakan setelah restart di pengujung periode safety car.

Direktur asosiasi pebalap grand prix GDPA Romain Grosjean mengatakan jelang Grand Prix Rusia jika ia telah membahas hal tersebut dengan direktur lainnya Sebastian Vettel dan chairman Alexander Wurz.

Baca juga: Hamilton juarai GP Tuscan yang kacau balau

"Kami menulis surat ke Michael Masi dan mencoba menemukan apa yang bisa kami lakukan lebih baik," kata pebalap tim Haas itu seperti dikutip Reuters, Kamis.

"Banyak hal kecil yang menyebabkan kecelakaan besar pada akhirnya, tapi mungkin sedikit perubahan di sejumlah peraturan bisa membantu. Dan itu yang ingin kami bahas, untuk menghindari momen menakutkan seperti itu.

"Saya rasa kami cukup beruntun dengan segala hal, bahwa kami tidak mendapati seorangpun terluka, karena itu kecelakaan dengan kecepatan yang cukup tinggi."

Masalah tersebut akan dibahas juga pada sesi pengarahan pada Jumat.

Baca juga: Bottas ogah disebut biang kerok tabrakan dramatis di GP Tuscan
Baca juga: FIA investigasi Hamilton dalam kasus kaus GP Tuscan


Rekan satu tim Grosjean, Kevin Magnussen mengatakan bahwa akan baik memandang restart itu dari perspektif keselamatan dan pebalap McLaren Carlos Sainz, yang terlibat kecelakaan, setuju.

"Aku rasa kami perlu melihat dengan lebih baik bersama, semua pemikiran kami, bertukar pikiran bagaimana kami bisa menghindarinya lain kali," kata Sainz.

"Secara pribadi saya ingin menunggu sesi pengarahan pebalap untuk mendengar opini setiap orang dan menganalisis apa yang harus dikatakan oleh sejumlah pebalap..."

Di Mugello, Valtteri Bottas yang sedang memimpin lomba itu, menunda start dengan memelankan mobilnya untuk mendapatkan keuntungan maksimal sebelum melesat setelah safety car dikandangkan, namun para pebalap yang berada di jajaran belakang terlalu cepat menginjak pedal gas mereka karena yakin bahwa balapan telah dimulai kembali.

Lewis Hamilton mengatakan jika saat itu dia merasa lampu indikator safety car dimatikan lebih lambat dari sebelumnya.

Baca juga: Perez merasa tim Racing Point mulai sembunyikan sesuatu darinya
Baca juga: Alonso siap bantu Renault sebelum kembali ke F1 tahun depan
Baca juga: Bos Mercedes berharap terhindar dari 'kutukan Netflix' di GP Rusia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar