BMKG prakirakan Jakarta cerah pada Jumat

BMKG prakirakan Jakarta cerah pada Jumat

Ilustrasi - Sejumlah jurnalis diberikan penjelasan terkait prakiraan cuaca di Kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta cerah dan cerah berawan sepanjang Jumat.

Dikutip dari laman resmi BMKG, seluruh wilayah di Jakarta, Jumat, cuaca cerah pada pagi hari dapat dirasakan di  Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Sementara itu, untuk warga Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu akan merasakan cuaca cerah berawan.

Pada siang dan malam hari, juga diprediksi cerah di hampir seluruh wilayah administrasi kota Jakarta, kecuali Jakarta Barat.

Untuk suhu udara diperkirakan berkisar 24—30 derajat Celsius, yakni Jakarta Barat (24—30 derajat), Jakarta Pusat (26—29 derajat), Jakarta Selatan (24—30 derajat), Jakarta Timur (24—30 derajat), Jakarta Utara (26—29 derajat), dan Kepulauan Seribu (27—29 derajat).

Baca juga: BMKG : Waspadai hujan ekstrem di puncak musim hujan 2020 di Sumbar

Baca juga: BMKG: Sumsel masuki pancaroba menuju musim hujan


Prakiraan kelembapan udara berkisar 75—95 persen di Jakarta Barat, 85—95 persen di Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu, dan 80—95 persen di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Kendati demikian, BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem dimana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat pada masa pancaroba.

"Pada masa peralihan musim ini perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/9).

BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020, dimana diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober—November 2020.

Selama September-Oktober— periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke musim hujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

​​​​​​​BMKG sebut tiga faktor penyebab potensi cuaca ekstrem di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar