Positif COVID-19 di Indonesia bertambah 4.823, sembuh 4.343 orang

Positif COVID-19 di Indonesia bertambah 4.823, sembuh 4.343 orang

Pemakaman pasein COVID-19 di Kota Jayapura mengacu protokol kesehatan. ANTARA/HO-Pemkot Jayapura/am.

total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia menjadi 266.845 kasus, sembuh 196.196
Jakarta (ANTARA) - Laporan harian COVID-19 yang dirilis Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menunjukkan pada Jumat pukul 12.00 WIB penambahan konfirmasi positif mencapai 4.823 kasus, sedangkan kasus sembuh bertambah 4.343 orang.

Dengan penambahan itu, maka total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia menjadi 266.845 kasus dan kasus sembuh menjadi 196.196 orang.

Baca juga: Kasus baru positif COVID-19 Indonesia tertinggi lagi, 4.634 orang

Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 113 orang sehingga total kasus meninggal akibat COVID-19 menjadi 10.218 orang.

Pada Jumat hingga pukul 12.00 WIB jumlah spesimen yang diperiksa oleh 343 laboratorium di seluruh Indonesia mencapai 46.133 spesimen dari 26.419 orang, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa mencapai 3.120.947 spesimen dari 1.860.768 orang.

Baca juga: Reisa paparkan kasus aktif COVID-19 di Indonesia capai 58.378 orang

Provinsi dengan penambahan konfirmasi positif tertinggi adalah DKI Jakarta (1.171 kasus), Jawa Barat (734 kasus), Kalimantan Timur (392 kasus), Jawa Tengah (331 kasus), dan Jawa Timur (293 kasus).

Sementara itu, provinsi dengan penambahan pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta (1.620 orang), Jawa Barat (848 orang), Jawa Timur (343 orang), Jawa Tengah (271 orang), dan Banten (236 orang).

Baca juga: Satgas: Waspadai klaster COVID-19 dari lokasi pengungsian bencana

Provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan konfirmasi positif baru hanya Maluku.

Jumlah saspek yang masih dipantau mencapai 112.082 orang, sedangkan konfirmasi positif COVID-19 yang masih diawasi mencapai 266.845 orang.

Baca juga: Satgas COVID-19 akan berikan tes usap rutin gratis tenaga kesehatan
 

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Anies Baswedan : semua kebijakan berbasis data dan transparan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar