BI berharap standarisasi Open API dapat terwujud bulan depan

BI berharap standarisasi Open API dapat terwujud bulan depan

Bank Indonesia. ANTARA/aa.

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) berharap standarisasi Open Application Programming Interfaces atau API dapat terwujud pada bulan depan.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, saya berharap pada bulan depan (Oktober) standarisasi Open Application Programming Interfaces atau API dapat terwujud," ujar Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Erwin Haryono dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Menurut Erwin, dengan terwujudnya Open API yang terstandarisasi ini diharapkan nantinya kolaborasi antara lembaga keuangan bank dan nonbank seperti fintech akan semakin meningkat.

Standarisasi Open API ini dapat dikatakan sebagai konsep open banking, di mana bank tidak bisa lagi beroperasi dengan menggunakan cara-cara lama yakni konsep close banking. Cara mudah agar bank-bank dapat menjalankan konsep open banking tersebut adalah dengan membuat aplikasi seperti API.

Baca juga: Legislator: Isu pengawasan beralih dari OJK ke BI sangat ganggu pasar

"Jadi kita melakukan standarisasi Open API untuk pembayaran, sehingga lembaga keuangan bank dan non-bank bisa saling berkolaborasi melalui penggunaan data, dana, dan sebagainya dengan menggunakan Open API yang terstandarisasi," kata Erwin.

Standarisasi Open API ini merupakan salah satu dari lima inisiatif BI yang tercantum dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia atau BSPI 2025.

Inisiatif Open Banking bertujuan untuk mendorong transformasi digital di perbankan untuk menjamin bank sebagai lembaga utama dalam ekonomi keuangan digital. Implementasi Open Banking dilakukan melalui standardisasi Open API yang mencakup standar data, teknis, keamanan, dan tata kelola atau governance.

Baca juga: BI siap dukung stabilitas pasar SBN tahun 2021

Konteks kebijakan terkait standarisasi Open API ini untuk mendukung Mendukung ekonomi keuangan digital melalui interlink antara bank dengan fintech untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran dan mendorong inklusi keuangan termasuk pembiayaan UMKM.

Sebelumnya Asisten Gubernur - Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan bahwa sejak peluncurannya, Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 telah berjalan sesuai rencana dan ditargetkan mulai memasuki tahap implementasi teknis pada tahun depan.

Ia mencontohkan inisiatif standardisasi Open Application Programming Interfaces (API). Open API artinya pihak perbankan memberikan kesempatan kepada IT perusahaan e-commerce atau fintech untuk melakukan integrasi system to system, untuk memperoleh manfaat maksimal dari API, seperti melakukan transfer, informasi saldo, mutasi rekening, dan melihat lokasi ATM.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BI kembali tahan suku bunga acuan 4 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar