Padang catatkan penambahan 115 kasus baru COVID-19

Padang catatkan penambahan 115 kasus baru COVID-19

Grafik perkembangan COVID-19 di Padang hingga 25 September 2020. ANTARA/Ikhwan Wahyudi

hasil tracing orang yang berkontak erat
Padang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat penambahan 115 kasus positif Corona Virus Disease (COVID-19) baru serta 50 kasus sembuh pada 25 September 2020.

"Hingga saat ini total warga Padang yang positif COVID-19 mencapai 2.616 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, Jumat.

Menurut dia sisa kasus konfirmasi hingga hari ini sebanyak 969 kasus, 389 kasus diantaranya bergejala dengan perincian 144 kasus dirawat, 245 kasus isolasi dan 580 kasus tanpa gejala dengan kondisi 28 dirawat dan 552 kasus isolasi.

"Tingginya penambahan kasus baru berasal dari hasil tracing orang yang berkontak erat dengan pasien positif sebelumnya yang kemudian dilakukan tes usap," ujarnya

Baca juga: Padang beri penghargaan kepada 64 lembaga yang bantu tangani COVID-19

Ia merinci 115 kasus baru tersebar di Padang Timur 17 kasus, Padang Utara 4 kasus, Koto Tangah 12 kasus, Kuranji 22 kasus, Lubuk Begalung 9 kasus, Lubuk Kilangan 16 kasus, Pauh 10 kasus, Padang Barat 5 kasus, Padang Selatan 14 kasus dan Nanggalo 6 kasus.

Sementara hingga 25 September 2020 penambahan 50 pasien sembuh yaitu Kecamatan Padang Timur 7 kasus, Padang Utara 2 kasus, Koto Tangah 19 kasus, Kuranji 2 kasus, Lubuk Begalung 5 kasus, Lubuk Kilangan 2 kasus, Padang Barat 5 kasus , Pauh 5 kasus dan Padang Selatan 3 kasus.

Selain itu terdapat penambahan satu pasien meninggal dunia sehingga total meninggal menjadi 58 orang.

Baca juga: Polda Sumbar gelar Operasi Yustisi

Sebelumnya Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan sejatinya kata kunci menghadapi pandemi COVID-19 saat ini adalah disiplin.

"Yaitu disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik memakai masker kemana bepergian, sering mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menjaga kesehatan dan imunitas tubuh," ujarnya

Ia mengajak camat dan lurah serta masyarakat sama-sama menekan penularan COVID-19 di Padang dan kelurahan-kelurahan yang sebelumnya dinyatakan zona merah harus dihijaukan sesegera mungkin.

Mahyeldi juga menyampaikan saat ini pihaknya sedang membahas kemungkinan untuk mengisolasi pasien di satu pulau terdekat sehingga lebih efektif dan kondusif.

Baca juga: Polresta Padang siap dukung penegakan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru
Baca juga: Cerita Wakil Wali Kota Padang dinyatakan sembuh dari COVID-19

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov Sumbar bantah longgarkan pemeriksaan sampel COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar