PLTU Sumsel 5 di Musi Banyuasin segera operasional

PLTU Sumsel 5 di Musi Banyuasin segera operasional

Uji coba PLTU Sumsel 5 di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel). (ANTARA/HO/20)

Adanya PLTU ini diharapkan dapat mengatasi masalah listrik di Kabupaten Muba
Palembang (ANTARA) - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumatera Selatan (Sumsel) 5 berkapasitas 2x150 megawatt (MW) di Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) segera beroperasi, setelah dilakukan beberapa kali uji coba pada sejak pertengahan September 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi, di Sekayu, Minggu, mengatakan PLTU itu diharapkan dapat mengatasi persoalan defisit energi listrik di daerah tersebut.

“Adanya PLTU ini diharapkan dapat mengatasi masalah listrik di Kabupaten Muba terutama di Bayung Lencir. Kami pun berharap, adanya infrastruktur ini dapat mempercepat sambutan listrik hingga ke pelosok desa,” kata dia.

Ia mengatakan masyarakat Kabupaten Muba sangat berharap mendapatkan pasokan listrik yang andal atau minim pemadaman.

Sebelumnya, uji coba dengan cara mengalirkan tegangan listrik (energize) dari DSSP Power PLTU Sumsel 5 ke town feeder transformer (TFT) telah dilakukan, Kamis (17/9/2020).

Pimpinan PT DSSP Power Sumsel Ghazali mengatakan perusahaannya berkeinginan mewujudkan harapan masyarakat untuk mendapatkan aliran listrik secara normal tanpa adanya pemadaman secara bergiliran.

“Dengan usaha dan doa, kami ingin mewujudkan keinginan dari masyarakat Muba,” kata dia.

Hanya saja, ia tak menyangkal di tengah COVID-19 ini membuat pekerjaan pembangunan PLTU ini sedikit terhambat, seperti uji coba yang ditargetkan pada awal Agustus harus tertunda hingga September.

Meski demikian, setelah uji coba ini pekerjaan diperkirakan akan berlanjut sesuai dengan rencana.

“Report selalu diberikan, dan lambat tapi pasti PLTU ini siap beroperasi,” kata dia.

PT DSSP Power Sumsel merupakan perusahaan IPP PLTU berkapasitas 2x150 MW yang merupakan anak perusahaan tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan Sinar Mas Grup yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur.

Pembangkit tenaga listrik mulut tambang yang dibangun dengan nilai investasi sekitar 420 juta dolar AS ini telah memulai kegiatan operasi komersialnya untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan Sumsel pada bulan Desember 2016.

Proyek IPP PLTU Sumsel-5 merupakan salah satu dari 3 proyek IPP PLTU milik DSSA. Selain IPP PLTU Sumsel-5, DSSA memiliki 2 proyek IPP PLTU lain, yaitu IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2x50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2x100 MW di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Baca juga: Gubernur: Sumsel segera bangun PLTU
Baca juga: Gubernur Sumsel targetkan 2020 semua desa teraliri listrik

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pelet sampah TPA Kebon Kongok jadi substitusi batubara PLTU Jeranjang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar