Saham Jerman setop kerugian beruntun, indeks DAX 30 naik 3,22 persen

Saham Jerman setop kerugian beruntun, indeks DAX 30 naik 3,22 persen

Patung berdiri di depan kantor pusat Deutsche Bank di Frankfurt, Jerman. REUTERS/Kai Pfaffenbach.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (28/9/2020), menghentikan kerugian dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt bangkit 3,22 persen atau 401,67 poin menjadi 12.870,87 poin.

Indeks DAX 30 jatuh 1,09 persen atau 137,37 poin menjadi 12.469,20 poin pada Jumat (25/9/2020). Sementara pada Kamis (24/9/2020), indeks menyusut 0,29 persen atau 36,40 poin menjadi 12.606,57 poin dan menguat 0,39 persen atau 48,58 poin menjadi 12.642,97 poin pada Rabu (23/9/2020).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 28 saham berhasil membukukan keuntungan dan hanya dua saham yang mengalami kerugian.

Deutsche Bank, perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka Jerman, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 7,35 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan kimia BASF yang terangkat 4,62 persen, serta perusahaan pabrikan otomotif terkemuka Jerman BMW menguat 4,52 persen.

Sementara itu, perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens dan kelompok perusahaan penyedia energi listrik RWE adalah dua yang merugi di antara saham-saham unggulan, masing-masing kehilangan 1,54 persen dan 0,03 persen.

Dengan debutnya di bursa saham Frankfurt pada Senin (28/9/2020), Siemens Energy AG, divisi teknologi energi dari Siemens Group menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 850,12 juta euro (992,09 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Jerman berakhir lebih rendah, indeks DAX 30 jatuh 1,09 persen
Baca juga: Saham Jerman setop untung beruntun, Indeks DAX 30 susut 0,29 persen
Baca juga: Saham Jerman raih untung hari ke 2, indeks DAX 30 terkerek 0,39 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar