Pupuk Indonesia ungkap masih ada kontrak harga gas di atas 6 dolar AS

Pupuk Indonesia ungkap masih ada kontrak harga gas di atas 6 dolar AS

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman (Antaranews Kaltim/HO/PKT)

Penghematan subsidi pupuk yang diperoleh kurang lebih adalah Rp1,4 triliun per tahun
Jakarta (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di atas 6 dolar AS per MMBTU (Million British Thermal Units).

"Kontrak gas di atas level 6 dolar AS per MMBTU itu dikarenakan toll fee yang relatif cukup tinggi," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Selasa.

Ia mengemukakan bahwa terdapat delapan kontrak PJBG di atas 6 dolar AS per MMBTU, yakni PT Pupuk Iskandar Muda dengan Pertagas Niaga dalam kontrak jual beli gas 54 MMSCFD dengan harga 6,61 dolar AS per MMBTU.

"Harga hulu 6,56 dolar AS per MMBTU ditambah toll fee sebesar 0,05 dolar AS dolar AS per MSCF," paparnya.

Baca juga: PGN pasok gas ke Pupuk Iskandar Muda

Kemudian, lanjut dia, PT Pupuk Sriwijaya Palembang dengan Tropic Energi Pandan dengan total volume 10 MMSCFD seharga 6,04 dolar AS per MMBTU.

"Harga harga gas hulu 5,57 dolar AS per MMBTU ditambah tarif toll fee sebesar 0,48 dolar AS per MSCF," katanya.

Selain itu, kata dia, PT Pupuk Petrokimia Gresik (PKG) dengan lima produsen gas yang juga di atas 6 dolar AS per MMBTU yakni dengan Kangenan Energi Indonesia Blok TSB dengan volume 78 MMSCFD seharga 6,05 dolar AS per MMBTU (harga hulu 5,50 dolar AS per MMBTU ditambah tarif toll fee sebesar 0,55 dolar AS per MMSCF).

PKG dengan Husky CNOOC Madura Ltd Blok BD dengan total volume 30 MMSCFD seharga 6,77 dolar AS per MMBTU (harga hulu 6 dolar AS per MMBTU ditambah tarif toll fee 0,77 dolar AS per MSCF).

PKG-Kangean Energi Indonesia Blok Pagerungan dengan volume 6 MMSCFD dengan harga 6,05 dolar AS (Harga hulu 0,55 dolar AS per MMBTU ditambah tarif toll fee 0,55 dolar AS per Mscf).

Baca juga: Berhasil hemat, Pupuk Indonesia apresiasi kebijakan gas KemenESDM

Lalu dengan Husky CNOOC Madura Ltd Blok MDA-MBH dengan volume 80 MMSCFD pada harga 6,40 dolar AS per MMBTU dan 6,05 dolar AS per MMBTU yang akan mengalir pada 2022, dengan rincian pada 2022 harga hulu 5,85 dolar AS per MMBTU ditambah toll fee sebesar 0,55 dolar AS per MSCF, dan pada 2023-2024 dengan harga hulu 5,50 dolar AS ditambah 0,55 dolar AS per MSCF.

PKG-Husky CNOOC Madura Ltd Blok MAC dengan volume 15 MMSCFD pada harga 6,05 dolar AS per MMBTU dengan harga hulu 5,50 dolar AS per MMBTU dan tarif toll fee 0,55 dolar AS per MSCF yang juga akan mengalir pada 2022.

Juga PT Pupuk Kalimantan Timur dan Mubadala (PKT-5) dengan volume 85 MMSCFD seharga 6,02 dolar AS per MMBTU (harga hulu 5,90 per MMBtu ditambah tarif toll fee 0,12 dolar AS per MSCF).

Baca juga: Pupuk Indonesia: Penurunan harga gas beri efisiensi ongkos produksi

Bakir mengatakan penurunan harga gas menjadi 6 dolar AS per MMBTU menghasilkan penghematan subsidi dan menghasilkan dampak berantai kenaikan terhadap PPH badan dan dividen dari Grup Pupuk Indonesia juga tambahan keuntungan untuk pemerintah.

"Penghematan subsidi pupuk yang diperoleh kurang lebih adalah Rp1,4 triliun per tahun," paparnya.

Ia menambahkan penurunan harga gas juga dapat meningkatkan daya saing dari produk yang dihasilkan sehingga dapat bersaing dengan impor.

"Dapat mengurangi defisit neraca perdagangan dan dapat bersaing di pasar ekspor," katanya.

Baca juga: Pusri tandatangani kesepakatan penyesuaian harga gas ConocoPhilips

Baca juga: Petrokimia : Penyesuaian harga gas bumi mampu hemat Rp743,97 miliar


Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Agro Solution tekan ketergantungan petani terhadap pupuk bersubsidi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar