Diduga Stres, Penumpang Kapal Terjun ke Laut

Tanjungpinang (ANTARA News) - Diduga mengalami stres, seorang penumpang kapal feri Super Jet 7 tujuan Dabo Singkep -Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, terjun ke laut sebelum kapal itu sampai ke Tanjungpinang, Jumat siang.

Penumpang yang diketahui inisial nama MH (23) tersebut, terjun dari atas kapal tepatnya di perairan Pulau Karas yang berjarak sekitar 4 mil dari Tanjungpinang.

Beruntung pemuda yang diketahui warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga tersebut bisa diselamatkan anak buah kapal (ABK) feri Super Jet 7 yang menyusul menerjunkan diri ke laut.

"Kami mendapat laporan kejadian tersebut dari Kapten Kapal feri Super Jet 7 sekitar pukul 11.00 WIB, setelah kapal merapat di pelabuhan domestik Sri Bintan Pura Tanjungpinang, kami langsung mengamankan MH untuk dimintai keterangan," kata petugas Pengamanan dan Keselamatan (Gamat) Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjungpinang, Cahyono.

Cahyono mengatakan, pemuda tersebut diduga mengalami gangguan mental karena pada saat ditanya tidak bisa menjawab dengan lancar dan berbelit-belit seperti orang hilang ingatan.

"Bahkan alamat dan nama orang tuanya MH tidak ingat lagi," ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan ABK, MH sebelum terjun dari atas kapal terlebih dahulu melemparkan seluruh barang bawaannya ke laut.

"Pada saat kami tanya, MH mengaku percobaan bunuh diri tersebut dilakukan karena MH merasa keluarganya sudah tidak sayang lagi kepada dirinya," ujar Cahyono.

Cahyono mengatakan, MH akhirnya dipulangkan kembali dengan kapal feri Super Jet 7 setelah salah seorang penumpang tujuan Tanjungpinang-Dabo Singkep mengenal MH serta rumahnya berdekatan di Dabo Singkep.

"Kami pulangkan kembali kekampung halamannya sekitar pukul 11.45 WIB dengan pengawalan penumpang tersebut dan ABK kapal Super Jet 7," ujarnya.

(ANT/S026)


Pewarta: surya
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Tidak ada WNI yang jadi korban ledakan bom di Filipina

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar