Moeldoko ajak masyarakat Jateng disiplin patuhi protokol kesehatan

Moeldoko ajak masyarakat Jateng disiplin patuhi protokol kesehatan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengampayekan protokol kesehatan 3M melalui pendekatan budaya. (ANTARA/HO-KSP)

untuk mengetahui langsung apa yang terjadi di lapangan
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Ajakan itu dilakukan Moeldoko, Kamis saat berkunjung ke Jawa Tengah, selaku salah satu provinsi yang menjadi prioritas penanganan COVID-19 sesuai arahan Presiden.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis, Moeldoko beserta rombongan tiba di Komplek Kantor Gubernur Jateng sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengenakan kaos bertuliskan "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin".

Moeldoko disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Moeldoko menjelaskan kehadirannya di Jawa Tengah untuk melihat langsung upaya yang telah dilakukan pimpinan daerah dalam mengatasi pandemi ini.

Selain itu juga untuk mencarikan solusi jika ada hambatan-hambatan yang terjadi agar pandemi ini dapat segera berakhir.

“KSP memiliki program KSP mendengar yaitu membangun komunikasi dan mengelola isu strategis untuk mengetahui langsung apa yang terjadi di lapangan. Kehadiran kami selain mendengarkan juga mencarikan solusi khususnya bagi penanganan COVID-19 di Jawa Tengah agar segera dapat dikendalikan," ujar Moeldoko.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengajak warga Jawa Tengah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti tetap pakai masker, jaga jarak, dan lain-lain agar terhindar dari penularan virus corona.

Slogan "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin" dijadikan Moeldoko untuk mengampanyekan protokol kesehatan melalui pendekatan budaya.

Baca juga: Moeldoko kunjungi seniman ludruk Kartolo bahas penanganan COVID-19

Baca juga: Moeldoko ajak akademisi tinggalkan cara lama, adaptasi kebiasaan baru


"Saya mencoba mengangkat dari sisi budaya sebagai upaya pendekatan untuk bisa menyadarkan kepada masyarakat. Bahwa disiplin dalam menerapkan 3M menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menjaga diri," ujar Moeldoko.

Sementara Ganjar Pranowo menyambut baik kehadiran Meoldoko untuk mengampanyekan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara berkala), karena wabah COVID-19 di Jawa Tengah belum berakhir.

Menurut Ganjar, ini merupakan bentuk perhatian dan atensi pemerintah pusat kepada masyarakat Jawa Tengah agar tertib menerapkan protokol kesehatan.

Ganjar juga memaparkan strategi penanganan COVID-19 yang telah dilakukannya selama ini. Menurutnya, pemprov Jateng telah berhasil mengendalikan laju penyebaran COVID-19, selain itu tingkat kesembuhan COVID-19 juga terus meningkat.

"Kami apresiasi kehadiran Pak Moeldoko menjadi penyemangat warga Jawa Tengah dalam perang melawan pandemi ini. Saya harapkan warga Jateng dimana pun untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya," tegas Ganjar.

Tak hanya dari sisi kesehatan, dalam pertemuan tersebut, Ganjar juga menjelaskan langkah strategis yang telah diambil untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi ini. Menurutnya, masyarakat Jawa Tengah sangat kreatif sehingga muncul berbagai inovasi ekonomi kerayatan.

Usai mendengarkan pemaparan, Moeldoko memberikan kaos "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin" kepada Ganjar Pranowo. Ia kembali menegaskan kewajiban masyarakat adalah 3M. Menurutnya, jika 3M berjalan dengan baik maka COVID-19 bisa segera teratasi dan cepat hilang dari Indonesia.

Baca juga: Kepala Staf Kepresidenan puji penanganan COVID-19 di Surabaya

Baca juga: KSP: Pemerintah kerja habis-habisan kurangi kematian akibat COVID-19

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Moeldoko sebut isu dana haji untuk infrastruktur menyesatkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar