KJRI Davao tatap muka dengan murid Sekolah Indonesia sebagai anak asuh

KJRI Davao tatap muka dengan murid Sekolah Indonesia sebagai anak asuh

Murid Sekolah Indonesia Davao dalam acara tatap muka dengan seluruh staf KJRI di Davao, Filipina, Kamis (1/10/2020). (ANTARA/HO-KJRI Davao)

Kegiatan tatap muka ini selain untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswi, juga untuk memperkenalkan home staff sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang tinggal di asrama, yang jauh dari orang tua dan jarang bertemu karena pandemi
Jakarta (ANTARA) - Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Davao, Filipina, menggelar kegiatan tatap muka dengan para murid Sekolah Indonesia Davao (SID) sebagai anak asuh para staf, pada Kamis, dalam suasana peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tengah situasi pandemi COVID-19.

Pertemuan itu didahului dengan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila oleh seluruh staf KJRI Davao, sebagai momen penting untuk mengingatkan pentingnya arti Pancasila, demikian menurut keterangan tertulis perwakilan RI tersebut.

"Kegiatan tatap muka ini selain untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswi, juga untuk memperkenalkan home staff sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang tinggal di asrama, yang jauh dari orang tua dan jarang bertemu karena pandemi," kata Konsul Jenderal Ri di Davao, Dicky Fabrian.

Baca juga: KJRI Davao City peringati Hari Pramuka Indonesia
Baca juga: KJRI Davao lakukan pencatatan keturunan Indonesia di Filipina


Acara tatap muka para murid Sekolah Indonesia Davao dengan orang tua asuhnya, yang diinisiasi oleh pelaksana tugas kepala sekolah, serta penyampaian motivasi tersebut rencananya akan digelar secara rutin setiap bulan.

"Kegiatan orang tua asuh home staff [...] merupakan sesuatu yang sangat penting bagi pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik, yaitu kasih sayang, yang tidak didapat dari orang tua selama mereka tinggal di asrama," tulis KJRI Davao.

Baik upacara maupun pertemuan di KJRI Davao dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19, misalnya para staf dan murid yang menggunakan masker dan pelindung wajah.

Per 30 September 2020, total infeksi COVID-19 di Filipina tercatat sekitar 314.000 kasus. Di kawasan Davao, dengan Kota Davao sebagai ibu kotanya, terdapat lebih dari 3.000 kasus--cukup rendah dibandingkan dengan kawasan Metro Manila, wilayah ibu kota negara, yang menyumbang 164.000 kasus.

Baca juga: KJRI Davao City distribusikan 1.500 kg beras zakat fitrah
Baca juga: DKM KJRI Davao City bantu WNI terdampak "lockdown" Filipina

Pewarta: Suwanti
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar