Liga 1 Indonesia

Diliburkan sementara, pemain Borneo dibekali program latihan mandiri

Diliburkan sementara, pemain Borneo dibekali program latihan mandiri

Pemain Borneo FC Sutan Samma saat menjalani latihan. (ANTARA/Borneofc.id)

Dengan belum pastinya liga bergulir, maka tim pelatih memutuskan untuk meliburkan sementara supaya para pemain bisa berjumpa keluarga
Jakarta (ANTARA) - Jajaran pelatih Borneo FC meliburkan aktivitas latihan bersama untuk sementara waktu, namun para pemain tetap dibekali program mandiri untuk mempertahankan kondisi kebugarannya.

"Kita sudah memberikan program individual training ke para pemain agar mereka tetap beraktivitas agar nanti ketika tim kumpul kondisi pemain tidak drop," ujar asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin dalam keterangan resmi klub, Kamis.

Keputusan meliburkan pemain itu menyusul ditundanya lanjutan Liga 1 Indonesia akibat tak mendapat perizinan dari pihak kepolisian. Mereka akan kembali berlatih bersama pada 6 Oktober.

Baca juga: Borneo FC tetap gelar latihan untuk jaga mental pemain

Menurut Amir, ditundanya kompetisi tentu mempengaruhi mental para pemain. Apalagi mereka telah menjalani latihan berat selama dua bulan lebih saat kompetisi masih dijadwalkan pada 1 Oktober.

Ia berharap dengan meliburkan aktivitas latihan bersama bisa mengembalikan kondisi mental Diego Michiels dan kawan-kawan, sembari menunggu nasib liga.

"Dengan belum pastinya liga bergulir, maka tim pelatih memutuskan untuk meliburkan sementara supaya para pemain bisa berjumpa keluarga. Karena secara psikologis situasi ini sangat mempengaruhi mental mereka," kata dia.

Baca juga: Borneo FC kecewa Liga 1 Indonesia ditunda lagi

Sebelumnya, manajemen Borneo FC kecewa lanjutan Liga 1 Indonesia tak jadi digelar pada 1 Oktober dan harus ditunda dalam waktu yang belum ditentukan.

Manajer Borneo FC Farid Abubakar mengatakan dalam beberapa kali pertemuan dengan operator bersama klub, tak menyinggung soal izin keamanan dari pihak kepolisian. Maka klub mengira lampu hijau sudah didapatkan oleh federasi maupun operator liga.

"Kecewa pastilah ada. Karena kita sudah menjalani beberapa kali meeting dan tidak ada sama sekali bahasan perihal izin keamanan dari kepolisian. Jadi terkesan sekarang liga ini menjalankan kelanjutan liga secara terburu-buru," kata Farid.

Baca juga: Borneo FC harus benahi penyelesaian akhir
Baca juga: PSSI tunda lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PSSI tinjau kesiapan Palembang jelang Piala Dunia U-20

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar