PON 2021 Papua

PLN jamin keamanan pasokan listrik selama PON Papua 2021

PLN jamin keamanan pasokan listrik selama PON Papua 2021

PLTMG Urfu yang akan menyuplai kebutuhan listrik untuk penyelengaraan PON XX Papua 2020 di kluster Biak.(ANTARA News Papua/Muhsidin)

Kami juga sedang berupaya membangun jaringan kabel bawah tanah supaya pasokan listrik di empat klaster yang menjadi tempat penyelenggaraan PON tidak terganggu.
Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjamin keamanan pasokan listrik selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang bergulir 2-13 Oktober 2021.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa langkah persiapan, mulai dari pemeliharaan jaringan hingga menjaga kecukupan pasokan listrik di empat klaster PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

Selain memelihara jaringan listrik yang telah ada, PLN Papua, kata Farid, juga tengah membangun jaringan kabel bawah tanah di empat klaster tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan pasokan listrik selama PON berlangsung nanti.

Baca juga: Papua tegaskan tak ada tuan rumah pendamping PON 2021

“Kami juga sedang berupaya membangun jaringan kabel bawah tanah supaya pasokan listrik di empat klaster yang menjadi tempat penyelenggaraan PON tidak terganggu. Sebab kalau daya cukup itu belum aman. Makanya kami di Kota Jayapura ini contohnya, ada banyak sekali menanam kabel di dalam tanah,” ujar Abdul Farid dalam laman resmi PON yang dikutip Selasa.

Abdul Farid mengatakan PLN juga sudah mulai mempersiapkan berbagai langkah antisipasi ketersediaan listrik lewat penyediaan genset mobile yang nantinya bakal ditempatkan di seluruh arena pertandingan.

Tak hanya itu, PLN juga akan melakukan penyempurnaan sistem kelistrikan. Salah satunya dengan pengujian mesin secara berkala dan terencana. Hal itu dilakukan guna memastikan kehandalan sistem pada acara pembukaan sekaligus memperbaiki dan memelihara jaringan distribusi listrik di venue, penginapan, dan sarana lainnya.

Meski begitu, Abdul Farid menuturkan masih ada beberapa kendala yang ditemukan dalam pembangunan infrastruktur jaringan kelistrikan di lokasi venue PON. Hambatan itu di antaranya pemalangan penggalian untuk kabel tanah, penggalian untuk penanaman tiang, juga perabasan dan penebangan pohon.

Baca juga: Papua daftarkan venue bola voli PON 2021 masuk rekor MURI
Baca juga: KONI: kesiapan infrastruktur PON Papua capai 75 persen
Baca juga: PB PON siapkan 22 ribu kamar untuk PON Papua 2021


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tak dapat izin keramaian, peresmian Venue PON XX akan secara virtual

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar