Rupiah melemah, tertekan pasar gundah akibat Trump tunda stimulus AS

Rupiah melemah, tertekan pasar gundah akibat Trump tunda stimulus AS

ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am.

Kabar penundaan negosiasi paket stimulus dua AS hingga sesudah pemilu oleh Trump, telah mendorong penguatan dolar AS di pasar keuangan dan memberikan sentimen negatif ke aset berisiko
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak melemah dipicu tertundanya negosiasi paket stimulus lanjutan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada pukul 9.45 WIB rupiah melemah 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.743 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.735 per dolar AS.

"Kabar penundaan negosiasi paket stimulus dua AS hingga sesudah pemilu oleh Trump, telah mendorong penguatan dolar AS di pasar keuangan dan memberikan sentimen negatif ke aset berisiko," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Rupiah Rabu pagi menguat 10 poin

Baca juga: Dolar AS menguat terangkat pernyataan optimis ketua Fed


Menurut Ariston, ditundanya negosiasi paket stimulus Negeri Paman Sam tersebut membuat pasar khawatir pemulihan ekonomi akan terganggu.

Isu tersebut, lanjutnya, juga berpeluang menekan pergerakan rupiah terhadap dolar AS.

"Penguatan rupiah pasca-disahkannya RUU cipta kerja bisa tertahan," ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS.

Pada Selasa (6/10) lalu, rupiah ditutup menguat 65 poin atau 0,44 persen menjadi Rp14.735 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.800 per dolar AS.

Baca juga: IHSG Rabu pagi dibuka jatuh 22,65 poin

Baca juga: IHSG rawan tertekan hari ini, terimbas mandeknya negosiasi stimulus AS
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Relasi KA Siliwangi diperpanjang dengan tiket tarif nol rupiah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar