Pegawai Graha Wisata TMII gelar simulasi pelayanan pasien COVID-19

Pegawai Graha Wisata TMII gelar simulasi pelayanan pasien COVID-19

Gedung Graha Wisata TMII di lingkungan TMII, Cipayung, Jakarta Timur. (ANTARA/HO-Humas Graha Wisata TMII)

Dalam simulasi yang berlangsung selama 2,5 jam peserta tampak menguasai alur kerja mulai dari penyambutan pasien hingga mengantar mereka ke masing-masing kamar isolasi
Jakarta (ANTARA) - Pengelola Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur menggelar simulasi penerimaan pasien COVID-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) untuk menjalani isolasi, Rabu.

"Simulasi ini melibatkan seluruh pegawai karena seluruh persiapan tempat sudah selesai," kata Kepala Unit Pelayanan Anjungan dan Graha Wisata DKI Jakarta, Yayang Kustiawan, di Jakarta.

Baca juga: Pegawai Graha Wisata TMII dibekali keterampilan layani pasien COVID-19

Kegiatan simulasi melibatkan 30 karyawan yang selama ini terlibat dalam pelayanan terhadap wisatawan di TMII.

Kali ini karyawan tersebut dibekali keterampilan oleh tim dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk menerima kedatangan pasien COVID-19 di Graha Wisata.

Dalam simulasi yang berlangsung selama 2,5 jam peserta tampak menguasai alur kerja mulai dari penyambutan pasien hingga mengantar mereka ke masing-masing kamar isolasi.

Baca juga: Graha Wisata TMII fasilitasi isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala

Saat ambulans tiba di pelataran lobi Graha Wisata, petugas melakukan sambutan. Bila pasien yang datang dalam satu waktu bersamaan, maka petugas mengatur formasi antrean.

"Pasien harus antre dulu, kalau dia datang berbarengan nanti disuruh antre, jadi satu persatu didata oleh Dinas Kesehatan," kata salah satu pegawai, Andri (30).

Usai didata, petugas menyerahkan kunci kamar kepada pasien lalu diantar menuju ruangan.

Graha Wisata TMII telah menyediakan total 42 kamar isolasi bagi pasien OTG pada gedung berlantai tiga dengan kapasitas tampung maksimal 102 pasien.

Baca juga: Seniman TMII menanti solusi jitu dari pemerintah

Sejumlah fasilitas yang tersedia di antaranya wifi berkecepatan 50 Mbps di setiap lantai, televisi, AC, hingga pelayanan mencuci pakaian.

Selama proses isolasi, pasien dilarang keluar lingkungan Graha Wisata, termasuk menjumpai keluarga hingga dinyatakan pulih dari COVID-19 oleh tim medis.

"Rencananya penerimaan pasien kita mulai pada Sabtu (10/10)," kata Yayang.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Puluhan pemudik mulai dikarantina di Graha Wisata Niaga Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar