Massa demonstrasi UU Ciptaker dipukul mundur ke Medan Merdeka Selatan

Massa demonstrasi UU Ciptaker dipukul mundur ke Medan Merdeka Selatan

Massa berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (ANTARA)

Satu pos polisi juga dilaporkan dibakar oleh massa tak dikenal
Jakarta (ANTARA) - Massa yang melakukan demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja dipukul mundur ke Jalan Medan Merdeka Selatan Kamis petang.

Pemukulan mundur itu, usai massa yang bergerak maju menuju Istana Merdeka, ditahan oleh kepolisian di depan Museum Gajah kemudian dipukul mundur ke Bundaran Patung Arjuna Widjaja.

Baca juga: Massa tolak UU Ciptaker gelar longmarch tutup Jalan Salemba - Kramat

Gas air mata juga ditembakkan oleh pihak keamanan. Satu pos polisi juga dilaporkan dibakar oleh massa tak dikenal.

"Jangan mundur, jangan lari tahan dulu," kata suara di mobil komando.

Ribuan massa tersebut akhirnya bertahan di depan Gedung Balai Kota Jalan Medan Merdeka Selatan.

Baca juga: Tolak UU Cipta Kerja, mahasiswa-aktivis Jambi gelar aksi damai

Sesekali masih terdengar tembakan gas air mata dari pihak kepolisian.

Seperti diketahui, sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa dan buruh menggelar aksi penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI pada sejumlah lokasi di Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia sejak Senin lalu.

Baca juga: Polisi tembakkan gas air mata bubarkan massa aksi di Simpang Harmoni

Rencananya, elemen masyarakat itu menyampaikan pendapat di muka umum untuk menolak pengesahan UU Cipta Kerja hingga Kamis ini.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

UU Ciptaker berikan hak kelola hutan kepada masyarakat penggarap hutan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar