ACT Sumsel jalankan gerakan Bangkit Bangsaku di Sumsel

ACT Sumsel jalankan gerakan Bangkit Bangsaku di Sumsel

Branch Manager ACT Sumsel, Deni Marlesi memberikan bantuan kepada penerima manfaat gerakan Bangkit Bangsaku di Kota Palembang, Jumat (9/10/2020) (ANTARA/Aziz Munajar/20)

Palembang (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap mulai menjalankan gerakan Bangkit Bangsaku di Sumatera Selatan untuk mengajak masyarakat meningkatkan solidaritas dan menyebarkan semangat optimisme selama pandemi COVID-19.

Branch Manager ACT Sumsel, Deni Marlesi, Jumat, mengatakan Bangkit Bangsaku merupakan gerakan nasional yang menyatukan program-program kemanusiaan ACT yang selama ini dijalankan secara terpisah.

"ACT sudah menjalankan program khusus di bidang pangan, usaha mikro, guru dan sebagainya, maka semua program itu kami angkat kembali dan ditawarkan kepada masyarakat kira-kira ingin ikut bagian program yang mana," ujarnya saat peluncuran gerakan Bangkit Bangsaku di Palembang.

Menurut dia, penyatuan berbagai program menjadi satu gerakan tersebut diperlukan agar jalinan solidaritas lebih menyentuh seluruh kalangan masyarakat dan tidak hanya kepada satu kalangan tertentu.

Baca juga: ACT Sumsel dirikan posko di lokasi terbakarnya 72 rumah di Lahat

Baca juga: ACT Sumsel bantu akses permodalan ke petani Banyuasin


Ia mengajak masyarakat yang saat ini masih memiliki kemampuan dari sisi ekonomi agar menjadi donatur dan berkontribusi dalam gerakan tersebut, guna menolong masyarakat lain yang terdampak COVID-19 dan resesi supaya lebih cepat bangkit.

Gerakan itu fokus ke tiga permasalahan yakni sosial, ekonomi dan kesehatan, kata dia, diharapkan gerakan Bangkit Bangsaku mampu menjaga harapan masyarakat Indonesia untuk bangkit kembali meski kondisi masih diliputi ketidakpastian.

"Dengan bersama-sama pasti kita bisa melalui masa sulit ini dan pasti ada solusi untuk menyelesaikan permasalahanya," kata Deni.

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Kue Palembang (Aspenkup), Yus Elis, mendukung dan akan mengajak anggotanya berkontribusi dalam gerakan Bangkit Bangsaku karena semakin banyak masyarakat yang memerlukan pertolongan.

"Meski kalangan pengusaha juga merasakan sulitnya menjalankan roda bisnis selama pandemi, namun semangat berbagi hendaknya tetap dijaga karena saat ini hanya kepedulian yang dapat membuat kita semua bisa bangkit," ujar Yus saat sesi diskusi, sebelum peluncuran.*

Baca juga: Bantu warga terdampak, ACT ajak sumbang via Lumbung Sedekah Pangan

Baca juga: ACT Sumsel perbanyak pojok donasi LSP

Pewarta: Aziz Munajar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Relawan tak hanya untuk bencana alam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar