Anggota DPR: Ekosistem logistik permudah perdagangan kala pandemi

Anggota DPR: Ekosistem logistik permudah perdagangan kala pandemi

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang menjadi indikator geliat ekonomi, terutama ekspor-impor Indonesia. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI.

mempermudah transaksi dan produktivitas pelaku usaha
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin menilai penerapan Ekosistem Logistik Nasional (NLE) bila diterapkan dengan baik bakal dapat mempermudah aktivitas perdagangan ekspor dan impor saat pandemi COVID-19.

"Hal ini perlu dilakukan guna mempermudah transaksi dan produktivitas pelaku usaha di samping akibat adanya pandemi Covid-19 yang menjadi terdistrupsi prosesnya," kata Puteri Anetta Komarudin dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Minggu

Ia memaparkan NLE sebagai suatu platform mengintegrasikan proses dan prosedur kegiatan ekspor impor dari hulu ke hilir, dan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Untuk itu, ujar dia, perlu diperhatikan cakupan proses bisnis dan pendalaman agar ekosistem tersebut dapat mengakomodasi proses bisnis logistik secara komprehensif.

"Penyempurnaan penataan NLE ini perlu dilakukan secara optimal seiring dengan tahapan yang ditargetkan," katanya.

Dirinya turut meminta agar pemerintah sepenuhnya berkomitmen untuk menyelesaikan target-target tersebut sehingga nantinya bisa meningkatkan kepercayaan dari para pelaku logistik jika target realisasi dalam setiap tahapannya bisa terjaga dengan baik.

Sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Logistik Nasional, NLE merupakan program yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen baik Internasional maupun domestik yang berorientasi pada kerja sama antar instansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran data, simplifikasi proses, penghapusan repetisi dan duplikasi, serta didukung oleh sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik terkait dan menghubungkan sistem-sistem logistik yang telah ada.

NLE dapat menjadi alat untuk memonitor janji layanan (SLA) yang ditetapkan dalam masing-masing peraturan perundangan, sekaligus sebagai alat kontrol kepatuhan dalam implementasinya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Ekosistem Logistik Nasional (National Logistics Ecosystem/NLE) dinilai akan dapat mempercepat kegiatan ekspor dan impor sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan nilai komoditasnya.

Agus mengatakan proses NLE akan memperlancar mulai dari kedatangan sarana pengangkut hingga barang keluar dari pelabuhan dan sampai ke gudang.

Baca juga: Pelaku usaha logistik yakin NLE percepat arus barang
Baca juga: Luhut: Ekosistem Logistik Nasional spektakuler, pangkas 17 layanan
Baca juga: Pemerintah reformasi ekosistem logistik turunkan biaya jadi 17 persen

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Luhut beri 3 catatan atas penerapan Ekosistem Logistik Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar