DIY bagikan satu juta masker bantuan BNPB

DIY bagikan satu juta masker bantuan BNPB

Pembagian masker kepada para pedagang pasar Pundong, Kabupaten Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

kami mendapatkan bantuan satu juta masker untuk diteruskan ke kabupaten/kota di DIY
Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat bantuan satu juta masker dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk dibagikan kepada masyarakat di semua kabupaten dan kota provinsi itu.

"Kami memperoleh mandat dari BNPB, bahwa kami mendapatkan bantuan satu juta masker untuk kemudian diteruskan ke kabupaten/kota di DIY, makanya kami melakukan gerakan ini di lima kabupaten/kota," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana di sela pembagian masker di Pasar Pundong, Kabupaten Bantul, Senin.

Menurut dia, di masing-masing kabupaten dan kota, yaitu empat kabupaten dan satu kota mendapatkan alokasi sebanyak 135 ribu masker, sementara sebagian alat perlindungan diri dari penyebaran virus corona baru atau COVID-19 tersebut dialokasikan di wilayah provinsi DIY.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Bantul bertambah 10 menjadi 776 orang

Menurut dia, memakai masker adalah sebuah perilaku, oleh karena itu pembagian masker dalam rangka gerakan memakai masker di masyarakat ini perlu terus menerus diingatkan di samping juga bahwa wabah COVID-19 ini belum diketahui hingga kapan akan berakhir.

"Apalagi di sisi lain aktivitas masyarakat sudah semakin meningkat, dan bisa kita lihat di pasar ini. Ketika aktivitas sudah mulai berjalan kembali, harus diimbangi dengan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, kalau tidak risikonya sangat besar," katanya.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Bantul bertambah delapan menjadi 753 orang

Oleh karena itu, kata dia, memakai masker harus terus menerus diingatkan, sehingga kemudian masyarakat semakin sadar, semakin tahu bahwa memakai masker itu tidak hanya untuk menjaga diri sendiri dari serangan virus, tapi juga menjaga orang lain.

"Memakai masker ini suatu keniscayaan di dalam masa COVID-19 ini, apalagi dengan aktivitas yang semakin meningkat artinya potensi untuk terjadinya penyebaran COVID-19 juga semakin besar, karena kita juga tidak tahu siapa dan kondisi seperti apa orang di samping kita," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 84 orang

Baca juga: Keraton Yogyakarta tiadakan Grebeg Maulud cegah penyebaran COVID-19


Dia menjelaskan, perlindungan diri dan orang lain itu menjadi penting, karena itu urgensi kenapa kegiatan pembagian masker sebagai upaya gerakan memakai masker dilakukan di lima kabupaten/kota se-DIY, supaya kemudian penularan penyebaran COVID-19 semakin menurun.

"Kalau penyebaran COVID-19 makin berkurang, semakin landai, kita bisa menjalankan kehidupan aktifitas normal kembali dalam penerapan protokol kesehatan. Jadi adaptasi itu menjadi kunci, dan salah satunya memakai masker disamping protokol kesehatan yang lain," katanya.

Baca juga: Rektor UGM minta dukungan Gubernur DIY kembangkan pendeteksi COVID-19

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah luncurkan gerakan mobil masker di Malang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar