Tabalong kabupaten pertama deklarasi bebas BAB sembarang di Kalimantan

Tabalong kabupaten pertama deklarasi bebas BAB sembarang di Kalimantan

. (ANTARA/Ist)

sebagai kabupaten pertama di Kalimantan yang telah menyandang predikat Kabupaten ODF
Banjarmasin (ANTARA) - Kabupaten Tabalong, Kalsel, mendeklarasikan diri sebagai kabupaten berpredikat Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pertama di Kalimantan dan predikat itu kini berhasil diraih daerah itu

"Dengan diraihnya predikat itu menjadikan Tabalong sebagai kabupaten pertama di Kalimantan yang telah menyandang predikat Kabupaten ODF," ucap Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani di Tanjung, Senin.

Menandai raihan ini, Pemkab Tabalong menggelar deklarasi ODF yang langsung dipimpin Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani secara virtual dengan dikuti seluruh desa yang ada di Bumi Sarabakawa, Senin.

Baca juga: 41 warga Tabalong positif COVID-19 usai jalani tes usap

Deklarasi ini dipusatkan di Aula Nan Sarunai Pemkab Tabalong dan juga dihadiri langsung Dirjen Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, Imran Agus Nurali dan Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim.

Selain itu, hadir juga Wabup Tabalong H Mawardi, Ketua TP PKK Tabalong, Hj Syarifah Syifa, unsur pimpinan daerah Tabalong serta sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemkab Tabalong.

Sedangkan secara virtual ikut bergabung Plt Gubenur Kalsel, Rudy Resnawan, Division Head CSR PT Adaro Energy yang juga ketua umum YABN, Okty Damayanti, serta beberapa pihak lainnya.

Baca juga: Sejumlah 228 pasien COVID-19 di Tabalong Kalsel sembuh

Dalam rangkaian kegiatan deklarasi ODF ini juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan dari Plt Gubernur Kalsel yang diserahkan Kepala Dinkes Kalsel, didampingi Dirjen Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI kepada Bupati Tabalong.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani dalam sambutannya menyampaikan, ini merupakan hasil usaha dari perjalanan panjang yang dilakukan sejak tahun 2012.

"Penghargaan ini sesungguhnya untuk warga masyarakat Kabupaten Tabalong yang dengan penuh kesadaran telah meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan," katanya.

Baca juga: Rawat 53 pecandu, BNNK Tabalong tak miliki fasilitas rehabilitasi

Ini karena seluruh warga masyarakat Kabupaten Tabalong makin memahami tentang pentingnya stop buang air besar sembarangan. Bupati juga menyampaikan, keberhasilan ini berkat kerja keras dan kerjasama dari berbagai elemen mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Termasuk juga dukungan keterlibatan dan kerja bersama dari Yayasan Adaro Bangun Negeri yang didukung sepenuhnya oleh PT Adaro Indonesia, PT Adaro Energy dan mitra kerja termasuk kerja keras dari Pokja Gerakan Tuntas baik tingkat kabupaten kecamatan desa dan kelurahan.

Baca juga: Waspada virus corona mulai serang anak-anak di Tabalong

"Oleh sebab itu kebersamaan inilah yang menyebabkan kabupaten Tabalong bisa meraih prestasi yang membanggakan. Saat ini dari 131 desa dan kelurahan dan 12 kecamatan di Kabupaten Tabalong telah ODF," ujarnya.

Inisiasi program ini dilakukan delapan tahun dengan berjuang bersama untuk mencapai Tabalong ODF

"Ternyata betapapun beratnya mencapai status ini terbukti bisa dilakukan karena semua pihak mempunyai mimpi yang sama kita mempunyai mimpi bersama yang kita ingin raih," ungkapnya.

Baca juga: Tim Gugus Tugas Kalsel siapkan seribu kamar isolasi COVID-19

Pewarta: Gunawan Wibisono/Herlina Lasmianti
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar