Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia gelar kegiatan berbagi

Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia gelar kegiatan berbagi

Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) berbagi paket sembako kepada masyarakat tidak mampu di kawasan Kampung Poncol Atas, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020). (HO-Dok Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menggelar kegiatan berbagi kepada warga kurang mampu dalam menyambut peringatan ke-92 Hari Sumpah Pemuda.

"Kegiatan berbagi ini sebagai wujud nyata kepedulian kita anak muda hadir melakukan sebuah terobosan nyata akan peran dan fungsinya bagi masyarakat sekitar yang memang perlu untuk diperhatikan," kata Ketua Koordinator Nasional KAMI Husnul Jamil, melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Luncurkan logo HSP, Menpora gelorakan semangat pemuda bersatu-bangkit

Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Pemuda samping Posgiro, Kampung Poncol Atas, Jakarta Timur itu, KAMI membagikan sebanyak 100 paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar kawasan itu.

Di saat kondisi seperti ini, Husnul mengingatkan bahwa sudah selayaknya energi dan semangat pemuda dapat hadir langsung di tengah-tengah masyarakat dalam melakukan hal-hal bersifat positif demi terjaganya keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara.

Apalagi, kata dia, sebentar lagi peringatan Hari Sumpah Pemuda sehingga menjadi momentum yang pas bagi anak-anak muda untuk berbagi kepada sesama.

Baca juga: Jelang Hari Sumpah Pemuda, Menpora kenalkan senam Sundul Langit

"Jadikan momentum ke-92 Sumpah Pemuda di tahun ini untuk sama-sama membangun dan menata kembali sikap saling bergotong-royong dengan peduli akan kondisi sekitar walau sekecil apapun," tegasnya.

Menurut dia, anak muda harus berani dan percaya bahwa kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat akan mampu memberikan energi positif dalam menjaga dan merawat keramahan dalam bernegara yang baik dan santun.

Kegiatan KAMI berbagai tersebut berjalan lancar dan disambut baik dengan antusias warga sekitar.

"Mereka memang sangat membutuhkan sentuhan-sentuhan dari anak muda demi menjaga semangat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik, apalagi dalam melewati masa-masa pandemi COVID-19 ini," katanya.

Baca juga: Kemenpora libatkan penyandang disabilitas dukung Olahraga Tanpa Batas
Baca juga: Sumpah Pemuda versus demo "by design"
Baca juga: Sultan Langkat: Tengku Amir Hamzah konseptor lahirnya Sumpah Pemuda

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Perangi hoaks dengan gerakan Kawan Vaksin

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar