Banda Aceh keluar dari zona merah COVID-19

Banda Aceh keluar dari zona merah COVID-19

Dokumentasi: Tim gugus tugas COVID-19 Banda Aceh menyemprotkan cairan disinfektan di perkarangan Balai Kota Banda Aceh, Minggu (22/3/2020) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Jika sudah zona hijau, pemerintah mengizinkan aktivitas seperti biasanya
Banda Aceh (ANTARA) - Kota Banda Aceh tidak lagi berstatus kawasan dengan risiko tinggi penularan virus corona berdasarkan data peta zona risiko (PZR) Satgas COVID-19 Nasional.

"Dalam zona risiko COVID-19 Banda Aceh saat ini sudah berada dalam zona orange. Kita targetkan zona hijau pada akhir Oktober 2020," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Kamis.

Aminullah menilai, perubahan status ini karena tim siaga COVID-19 Banda Aceh bersama masyarakat rutin melaksanakan razia protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan secara masif di ruang publik (4M).

Menurut dia peran warga sangat berpengaruh dalam menekan angka penularan kasus COVID-19. Karena itu dirinya bersyukur masyarakat sudah cukup patuh menjalankan protokol kesehatan 4 M tersebut.

"Warga disiplin gunakan masker dimana saja, ini patut kita apresiasi. Namun, kita juga berharap semua menahan diri sementara waktu untuk tidak membuat keramaian atau berkumpul seperti di warung kopi, cafe atau semacamnya terlalu sering dan berlama-lama," ujarnya.

Baca juga: Penularan masih tinggi, Pemprov Aceh terus kampanyekan 3M

Baca juga: Pemerintah pastikan uji swab PCR di Aceh gratis


Aminullah meminta masyarakat untuk terus memperkuat pelaksanaan protokol kesehatan supaya dalam waktu dekat Banda Aceh kembali mendapat penilaian dari pusat hingga dikategorikan zona hijau.

"Jika sudah zona hijau, pemerintah mengizinkan aktivitas seperti biasanya. Seperti sekolah nanti akan dibuka kembali dalam proses tatap muka, tentu semua dengan mengedepankan prokes," kata Aminullah.

Seperti diketahui, PZR daerah dihitung berdasarkan tiga indikator yakni epidemiologis, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan dengan sistem skoring serta pembobotan dari pakar epidemiologi Satgas COVID-19 Pusat.

Berdasarkan data COVID-19 dari Dinas Kesehatan Aceh, sampai dengan data terakhir yang diperbarui pada Rabu (14/10), secara kumulatif warga
Banda Aceh yang terkonfirmasi positif sebanyak 1.870 kasus, diantaranya 501 pasien dalam perawatan, 51 meninggal dunia, dan 1.318 orang sembuh.

Baca juga: GTPP: Warga sembuh COVID-19 terus meningkat di Aceh

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh bertambah 283 orang di Aceh

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penyintas sosialisasikan bahaya COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar