Bioskop Batam buka kembali mulai Jumat

Bioskop Batam buka kembali mulai Jumat

Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum saat meninjau persiapan pembukaan kembali bioskop, Kamis. (Dok Pemkot Batam)

Tim kami juga memantau terus. Mereka sudah sangat siap. Saya sudah rapat, sudah tinjau. Izin juga sudah diberikan oleh Dinas Pariwisata.
Batam (ANTARA) - Bioskop di Kota Batam, Kepulauan Riau,  dibuka kembali mulai Jumat (16/10), dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum meninjau kesiapan bioskop CGV Grand Batam Mall, Kamis, demi memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

"Tim kami juga memantau terus. Mereka sudah sangat siap. Saya sudah rapat, sudah tinjau. Izin juga sudah diberikan oleh Dinas Pariwisata," kata Syamsul usai peninjauan.

Baca juga: Dinkes Kota Bandung sebut pembukaan bioskop masih riskan

Ia mengatakan selain CGV, pengelola bioskop yang lain juga sudah mengajukan untuk dibuka kembali, seperti XXI dan Cinema 21. Dan kini masih dalam proses.

Pria yang pernah menjabat sebagai asisten ekonomi pembangunan Pemkot Batam itu menyatakan sudah saatnya masyarakat hidup berdampingan bersama COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Syamsul ingin masyarakat bisa bahagia dengan keberadaan tempat hiburan asalkan menerapkan protokol kesehatan. Dan apabila bahagia,  imun tubuh akan bertambah.

"Satu obat penangkal COVID-19 yaitu rasa bahagia, tetapi tetap protokol kesehatan diutamakan, nanti tim dari kami akan turut memantau penerapan protokol kesehatan di bioskop," kata dia.

Baca juga: GPBSI: Aturan kapasitas maksimal bioskop 25 persen sangat memberatkan

Saat menonton di bioskop, pengelola memberikan batasan protokol kesehatan. Dimulai dari pemesanan tiket yang bisa dilakukan secara daring, demi menghindari pertemuan jarak dekat.

"Antrean pembelian tiket juga sudah diatur jaga jaraknya," katanya.

Jumlah penonton juga dibatasi hanya 50 persen kapasitas. Setiap penonton diberikan jarak satu kursi demi memenuhi protokol kesehatan.

"Kami akan pantau di lapangan. Jika ada pelanggaran tentu ada sanksinya nanti," kata Ardi.
 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar