Wall Street dibuka jatuh, indeks Dow Jones anjlok lebih dari 300 poin

Wall Street dibuka jatuh, indeks Dow Jones anjlok lebih dari 300 poin

Ilustrasi - Pialang sedang bekerja di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid/am.

Sesaat setelah bel pembukaan, indeks Dow Jones terjun 302,76 poin
New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka turun tajam pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, berada di jalur kerugian hari ketiga beruntun.

Sesaat setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average terjun 302,76 poin atau 1,06 persen menjadi 28.211,24. Indeks S&P 500 jatuh 45,52 poin atau 1,30 persen menjadi 3.443,15 dan Indeks Komposit Nasdaq merosot 202,79 poin atau 1,72 persen menjadi 11.565,94.

Baca juga: Wall Street berakhir turun, Indeks Dow Jones merosot 165,81 poin

Semua 11 sektor utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih rendah, dengan sektor energi turun 1,9 persen pada perdagangan pagi, menjadi pemimpin kerugian.

Investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus corona AS.

"Sementara optimisme bertahan atas kesepakatan stimulus akhir, tampaknya tidak mungkin kita akan mendapatkan sebelum pemilihan," kata Kevin Matras, analis di Zacks Investment Research, dalam sebuah catatan Kamis, dikutip dari  Xinhua.

Ia menambahkan tidak adanya kesepakatan yang akan segera terjadi akan menghapus kesepakatan segera, dan katalisator pada pasar.

Sentimen pasar juga tertekan karena klaim pengangguran mingguan AS datang lebih buruk dari yang diperkirakan.

Departemen Tenaga Kerja, Kamis, melaporkan klaim pengangguran awal AS, sebuah cara kasar untuk mengukur PHK, meningkat 53.000 menjadi 898.000 dalam pekan yang berakhir 10 Oktober. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan klaim baru jatuh ke 825.000.

"Klaim naik ke level tertinggi dalam dua bulan pekan lalu, menunjukkan pemulihan kehilangan tenaga," kata Kepala Ekonom FHN Financial Chris Low.

Baca juga: Saham Tokyo merosot karena ambil untung di tengah kebuntuan stimulus
Baca juga: Saham Singapura terpuruk, Indeks Straits Times jatuh 1,25 persen

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar