Wall Street dibuka lebih tinggi setelah rilis data penjualan ritel AS

Wall Street dibuka lebih tinggi setelah rilis data penjualan ritel AS

Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/Reuters

New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Jumat pagi waktu setempat, setelah investor mencerna angka penjualan ritel bulanan yang baru dirilis.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 137,32 poin atau 0,48 persen menjadi 28.631,52. S&P 500 naik 12,02 poin atau 0,35 persen menjadi 3.495,36 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 43,44 poin atau 0,37 persen menjadi 11.757,31.

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan sektor industri naik 0,8 persen, menjadi memimpin penguatan. Sedangkan sektor energi merosot 1,5 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terburuk.

Pergerakan itu terjadi setelah data menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan bulan lalu. Menurut Departemen Perdagangan AS, penjualan ritel di negara itu naik 1,9 persen pada September. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2 persen.

"Ada banyak pemulihan dalam grafik itu, tetapi proses pemulihan melambat," kata Kepala Ekonom di FHN Financial Chris Low, dalam sebuah catatan. Ia menambahkan "masih ada kerusakan yang jelas dalam perekonomian."

Pada Kamis, rata-rata indeks utama pada Wall Street mengalami kerugian hari ketiga berturut-turut, penurunan terpanjang mereka dalam hampir sebulan, karena investor mencemaskan nasib yang tidak pasti dari peraturan stimulus virus corona AS.

 

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar