Dewan koperasi Aceh siapkan diri hadapi era digitalisasi

Dewan koperasi Aceh siapkan diri hadapi era digitalisasi

Ilustrasi - Aktivitas Koperasi Aceh yang tergabung dalam Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) di Malaysia. (ANTARA/HO-KMAM)

Mau tidak mau, koperasi harus mengikuti perkembangan zaman utamanya di era digitalisasi. Dari setiap hasil musyawarah wilayah akan dicantumkan program prioritas membangkitkan digitalisasi koperasi
Banda Aceh (ANTARA) - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Aceh menyatakan mulai mempersiapkan diri menghadapi transformasi dunia koperasi ke digitalisasi, dalam mengikuti perkembangan era industri 4.0 di Aceh.

Pelaksana Tugas (Plt) Dekopinwil Aceh Muhammad Ikhsan, Minggu, mengatakan bahwa dunia koperasi telah memasuki pada era revolusi industri 4.0, yang nantinya akan berhadapan dengan tantangan, persoalan yang beragam, canggih, dan juga sangat teknis.

"Mau tidak mau, koperasi harus mengikuti perkembangan zaman utamanya di era digitalisasi. Dari setiap hasil musyawarah wilayah akan dicantumkan program prioritas membangkitkan digitalisasi koperasi," kata Ikhsan, dalam keterangannya di Banda Aceh.

Dia menjelaskan, strategi utama koperasi Aceh dalam menghadapi era industri 4.0 yakni akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Aceh sekaligus pemerintah kabupaten/kota di daerah Tanah Rencong.

"Selain itu juga akan mengajak para milenial muda, karena masa depan koperasi akan berada di tangan generasi muda," ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata dia, Dekopinwil Aceh akan melakukan pemilihan ketua sekaligus pengurus baru dalam musyawarah wilayah Muswil pada 19-20 Oktober 2020 di Banda Aceh.

Nantinya, menurut Ikhsan, dalam musyawarah wilayah provinsi tersebut akan dihadiri para pengurus Dekopin Pusat, instansi terkait, serta pengurus Dekopinda dari 21 kabupaten/kota di Aceh.

"Satu diantara agenda penting pada acara ini adalah pemilihan serta pengukuhan ketua Dekopinwil Aceh secara definitif," katanya.

Selain pemilihan ketua baru, pihaknya juga akan mempersiapkan rancangan rencana strategis (Restra) untuk satu periode yakni dalam waktu hingga 2025, sebagai upaya penguatan dan pengembangan koperasi di Aceh.

"Renstra itu akan menjadi alat kerja bersama bagi Dekopinwil dan seluruh Dekopinda untuk membawa Koperasi Aceh menjadi sehat, kuat dan menuju koperasi peringkat kelas dunia," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Aceh dorong seluruh koperasi berbadan hukum syariah

Baca juga: Pemerintah Aceh minta koperasi desa beli sawit petani

Baca juga: Koperasi Komunitas Aceh di Malaysia mulai beraktivitas


 

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Disdik Kota Tangerang bangun 50 lab komputer di SD

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar