Nokia akan bangun jaringan seluler di bulan

Nokia akan bangun jaringan seluler di bulan

Dokumentasi - Logo dan ticker Nokia ditampilkan pada layar di lantai Bursa Efek New York (NYSE) di New York, AS, 21 Mei 2018. ANTARA/REUTERS / Brendan McDermid / File Photo/pri.

Jakarta (ANTARA) - Nokia telah dipilih oleh NASA untuk membangun jaringan seluler pertama di bulan, dalam upaya badan antariksa Amerika Serikat itu merencanakan masa depan di mana manusia dapat bermukim di bulan.

NASA berencana untuk mengirim manusia ke bulan pada 2024, dan berada di sana dalam jangka panjang di bawah program Artemis.

Dikutip dari Reuters, Selasa, Nokia mengatakan sistem komunikasi broadband nirkabel pertama di luar angkasa itu akan dibangun di permukaan bulan pada akhir 2022, sebelum manusia berhasil kembali ke sana.

Baca juga: CEO baru Nokia hati-hati ambil strategi

Baca juga: Nokia tutup pabrik di Tamil setelah 42 karyawan positif corona


Nokia akan bermitra dengan perusahaan desain pesawat ruang angkasa swasta yang berbasis di Texas, Intuitive Machines, untuk mengirimkan peralatan ke bulan di pendaratan mereka.

Nokia mengatakan jaringan tersebut akan mengkonfigurasi dirinya sendiri dan membangun sistem komunikasi 4G/LTE di bulan, meskipun tujuan akhirnya akan beralih ke 5G.

Jaringan tersebut akan memberikan kemampuan komunikasi suara dan video untuk astronot, dan memungkinkan telemetri dan pertukaran data biometrik, serta penyebaran dan kendali jarak jauh perangkat penjelajah bulan dan perangkat robotik lainnya.

Jaringan itu juga akan dirancang untuk menahan kondisi ekstrim saat peluncuran dan pendaratan di bulan, dan untuk beroperasi di luar angkasa. Jaringan ini dikirim ke bulan dalam bentuk yang sangat solid untuk memenuhi batasan ukuran, berat dan daya yang ketat dari muatan ruang angkasa.

Nokia mengatakan jaringan akan menggunakan 4G/LTE, yang digunakan di seluruh dunia selama dekade terakhir, alih-alih teknologi 5G terbaru, dengan alasan telah lebih dikenal dan telah terbukti handal. Perusahaan produsen peralatan telekomunikasi itu juga akan mengembangkan aplikasi untuk penerus LTE, 5G.

Baca juga: Nokia C1, ponsel tak sampai Rp1 juta

Baca juga: Ponsel baru Nokia 2.4 dan 3.4, berikut spesifikasi dan harganya

Baca juga: Nokia "kasih kode" soal kehadiran dua ponsel baru

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar